LayarBerita, Aceh – Tiga terduga pelaku penembakan Dantim Badan Intelijen Strategis (BAIS), Kapten Abdul Majid di Pidie, berhasil dibekuk tim gabungan Opsnal Satuan Intelkam, Satuan Reskrim Polres Pidie dan Personel Polda Aceh yang ikut dibackup oleh Polisi Militer, Minggu (31/10/2021).

Pengejaran para pelaku dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Padli, yang berhasil menangkap M (38) warga Gampong Sagoe Langgien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, dan rekannya F (40) warga Blang Kumot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (31/10/2021) dini hari.

Kemudian tim melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lainnya. Tim berhasil menangkap terduga lainnya di kawasan Gampong Sagoe Trieng Gadeng, Kabupaten Pidie Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy membenarkan, penangkapan pelaku penembakan Dantim BAIS. Adapun inisial ketiga pelaku yang ditangkap adalah D (43) petani dan berperan sebagai penyedia senjata. Kemudian F (42) tukang cukur sebagai eksekutor serta M (41) wiraswasta sebagai perencana pertemuan yang mengenal korban.

“Tersangka M kenal dan mengetahui keseharian korban. Adapun motif penembakan ini adalah perampokan,” ujar Kombes Pol Winardy saat konferensi pers di Mapolda Aceh, Minggu (31/10/2021).

Sambung Winardy, pada peristiwa tersebut, puluhan juta uang korban turut dibawa kabur oleh pelaku.

Menurut Winardy, awalnya tersangka M mengajak ketemu korban di tempat kejadian dan di lokasi sudah ada 2 pelaku lain. Perampokan tersebut telah direncanakan oleh ke tiga pelaku sehari sebelum peristiwa penembakan di areal kebun cabe milik pelaku D.

“Ketiga tersangka saat ini ditahan di Polres Pidie pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kabid Humas Polda Aceh. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *