LayarBerita, Lhoksukon – Dua terpidana penjual chip higgs domino JM (25) dan AM (20), diganjar eksekusi cambuk masing-masing sebanyak 6 kali di depan umum oleh Kejaksaan Negeri Aceh Utara, di halaman Kejari setempat, Kamis (30/9/2021).

Kedua terpidana sebelumnya ditangkap di sebuah kios kawasan Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye pada Selasa Malam (20/4/2021) lalu.

Terpidana JM (25) dan AM (20)  dinyatakan melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 pasal 18 tentang Hukum Jinayat. Keduanya divonis bersalah oleh Mahkamah Syariah Aceh dalam putusan Nomor 15/JN/2021/MS Aceh tanggal 3 Agustus 2021.

Kepala Kejaksaan  Negeri Aceh Utara Dr Diah Ayu Hartati Listiya Iswara Akbari, SH, MHum mengatakan, kegiatan uqubat cambuk terhadap pelaku maisir terhadap dua terpidana tersebut dituangkan dalam putusannya, dan dijatuhi hukuman 12 kali cambuk. Tapi karena keduanya telah menjalani hukuman penjara selama 6 bulan, masing-masing sisanya mendapatkan 6 kali cambukan.

“Ini menjadi pembelajaran buat kita semua, karena Aceh mempunyai kekhususan tersendiri dan ini hanya berlaku di Aceh dengan pelaksanaan penegak hukum dengan syariat Islam,” ujar Kajari seperti dilansir tribratanewsacehutara.com.

Sambung  Kajari menjelaskan, saat ini sangat marak terjadi judi online khususnya permainan dan penjualan chip high domino. Hal ini menjadi pembelajaran buat masyarakat, agar tidak melakukan kegiatan tindak pidana judi atau maisir karena akan berurusan dengan hukum.

Kajari juga berharap kepada masyarakat  untuk ikut partisipasi memberitahukan kepada aparat kepolisian lokasi-lokasi terjadi praktek judi online, terutama permainan chip domino dan judi lainnya. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *