LayarBerita, Lhokseumawe – Masyarakat penerima bantuan modal usaha tampak memadati beberapa kantor Bank Aceh di Lhokseumawe, sehingga menciptakan kerumunan. Kondisi ini dampak dari tidak tertibnya warga saat antrean dan abai terhadap protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Melihat kondisi ini, personel Polres Lhokseumawe bersama sejumlah TNI setempat langsung mengambil tindakan cepat untuk menertibkan kerumunan masyarakat yang hendak mengambil bantuan modal usaha di Bank Aceh Cabang Lhokseumawe, Rabu (29/9/2021).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kasubag Humas, Salman Alfarisi mengatakan, pengambilan bantuan modal usaha yang diperuntukkan bagi pedagang ini harus mengantre.  Namun warga tidak tertib dan menimbulkan kerumunan, ditambah lagi ada yang tidak memakai masker.

“Personel Polres Lhokseumawe mulanya melakukan pengamanan di lokasi, tetapi karena ramainya masyarakat, hingga sampai terjadi kerumunan. Sehingga petugas langsung mengambil langkah penertiban. Personel terus menerus mengimbau supaya warga tetap mematuhi prokes,” ujarnya.

Untuk masyarakat yang tidak menggunakan masker, kata Salman, diminta dapat membubarkan diri. Selain itu, pembubaran kerumunan ini dilakukan agar jangan sampai viral di media sosial (medsos).

Kasubag Humas menambahkan, langkah yang diambil tidak lain untuk menghindari kerumunan massa. Sementara bantuan akan dilakukan di desa masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di saat pandemi COVID-19,” imbaunya. [Agus]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *