LayarBerita.com  –  Sejak 10 tahun terakhir ini, besok 30 Mei 2016, Planet Mars akan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi untuk pertama kali sejak tahun 2005.  Meski jarak terdekat Mars, planet ini tidak akan tampak seperti bulan purnama.

Seperti kita ketahui, Bumi mengorbit Matahari pada jarak 149.600 ribu kilometer sekali setiap 365,3 hari. Sementara Mars mengorbit pada jarak yang lebih jauh, yakni 227.900 ribu kilometer dan mengorbit Matahari sekali setiap 687 hari.

Pada akhir Mei 2016 ini, Bumi akan mulai “memotong” Mars dalam revolusinya terhadap Matahari. Bumi akan berada tepat di antara Matahari dan Mars dalam bidang Tata Surya. Dengan demikian, dua planet ini akan berada di titik terdekat mereka satu sama lain dalam orbitnya.

Peristiwa ini dalam astronomi dikenal sebagai oposisi, ketika Mars, Bumi, dan Matahari berada dalam satu garis lurus. Di jarak terjauhnya dari Bumi, Mars bisa mencapai jarak 401 juta kilometer, dan pada tanggal 30 Mei 2016, Mars hanya akan berjarak sekitar 75.300.000 kilometer.

Meskipun ini cukup dekat, faktanya Mars bisa lebih dekat, seperti yang terjadi pada tahun 2003. Tepatnya pada bulan Agustus 2003, Mars berjarak hanya 55.760.000 kilometer dari Bumi, sebuah jarak terdekat antara kedua planet ini dalam 60.000 tahun. Mars tidak akan sedekat itu lagi sampai tahun 2287.

Berada di titik terdekat dengan Bumi tidak hanya memungkinkan kita untuk melihat Mars lebih jelas dengan teleskop, tetapi juga bermanfaat untuk perjalanan luar angkasa. Untuk melaksanakan misi ke Mars, pesawat luar angkasa sering ditempatkan pada jadwal peluncuran ketika Mars berada dekat dengan Bumi (setiap 26 bulan) untuk meminimalkan waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk sampai ke Planet Merah.  [] sumber : infoastronomy.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *