LayarBerita, Aceh Utara – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf melantik 30 pejabat Administrator dan pengawas jajaran Pemkab Aceh Utara, di Aula Setdakab Aceh Utara, Kamis (29/4/2021).

Dalam arahannya, Wabup mengatakan, bahwa pelantikan ini merupakan pemberian tugas atas kepercayaan pimpinan, yang juga mengacu pada ketentuan dan aturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah.  Namun Wabup mengingatkan,  jabatan adalah selain kepercayaan, juga amanah yang harus dijalankan dan dipertanggung-jawabkan. Baik kepada rakyat, kepada pimpinan, dan yang paling penting adalah pertanggungjawaban kepada Allah SWT.

“Dengan jabatan ini, berarti tugas dan tanggungjawab menjadi lebih besar. Pelantikan ini bukanlah kehendak dari Bupati dan Wakil Bupati, akan tetapi merupakan ketentuan dari  PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan telah dilakukan berbagai pertimbangan oleh atasan langsung dan Tim Penilai Kinerja Kabupaten Aceh Utara, khususnya dalam rangka mengisi formasi jabatan yang kosong dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup mengharapkan kepada pejabat yang baru saja dilantik ini dapat dapat bekerja lebih inovatif, tentu saja dengan semangat dan gairah yang baru, dapat bekerja dengan energik. Lebih-lebih lagi bagi yang mendapat promosi, agar kesempatan ini benar-benar menjadi pemicu dan pemacu dalam meningkatkan kinerja pada Tupoksi masing-masing.

“Saudara-saudara dapat membawa suasana baru, bukan hanya dalam etos kerja, akan tetapi juga dalam memahami kondisi kekinian masyarakat, juga situasi stabilitas daerah.  Saya berharap setiap pejabat punya komitmen yang sama dalam upaya untuk memajukan daerah serta mensejahterakan masyarakat, serta mengurangi angka kemiskinan di daerah ini,” tegas Sidom Peng panggilan akrab Wakil Bupati Aceh Utara.

Adapun 3 item tersebut, lanjut Fauzi menjadi prioritas pihaknya dalam membangun daerah, yang tertuang dalam visi-misi dan RPJM yang telah kita rumuskan bersama,” pintanya.

Wakil Bupati Aceh Utara juga menekankan, bahwa pelantikan pejabat setingkat sekretaris, kepala bidang dan camat yang dilakukan tersebut adalah untuk mengisi sejumlah jabatan yang selama ini kosong.

“Selama ini kinerja kita agak sedikit terkendala karena banyak jabatan strategis yang kosong,” sebutnya.

“Dengan telah terisinya jabatan-jabatan yang kosong tadi, sangat kami harapkan agar kinerja penanganan pandemi Covid-19 dapat lebih maksimal. Ini adalah wabah yang melanda dunia, untuk itu saya minta semua SKPK bekerja ekstra dan serius. Tingkatkan koordinasi antar SKPK, juga dengan Tim Gugus Tugas yang telah kita bentuk, dan berikan pengabdian terbaik anda kepada masyarakat Aceh Utara dalam berperang melawan covid-19,” sambung Fauzi Yusuf.

Khusus kepada camat, tambah Wabup, harus cepat tanggap terkait penanganan Covid-19 serta dapat bekerjasama dengan Muspika dan tokoh masyarakat, sehingga penanganan wabah Covid-19 ini benar-benar tepat dan maksimal. “Penyelamatan nyawa manusia adalah hal yang paling utama,” pungkasnya.

Adapun sejumlah pejabat Eselon III yang dilantik tersebut diantaranya, Muhammad Syafi’i SKM sebagai Wakil Direktur Administrasi dan Umum pada Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Yusrizal S.Sos, MAP dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Utara.

Selanjutnya, Inong Sofiarini, SSTP, S.Sos, MSi sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Utara. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *