LayarBerita, Siak – Setelah sebelumnya sempat tertunda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman akhirnya bisa divaksin.  Dirinya datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak didampingi istri dan anaknya, Rabu (28/4/2021).  Hal ini merupakan vaksin pertama bagi Arfan Usman.

Setelah tiba di RSU, Arfan melakukan pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan memeriksa kondisi kesehatannya. Tidak lama, Ia dinyatakan lulus pemeriksaan kesehatan dan langsung menuju ruangan vaksin untuk disuntik.

Arfan mengaku tidak ada persiapan sebelum divaksin, karena sebelumnya Ia sudah dilakukan skrining untuk divaksin, namun tertunda.

“Waktu gelombang pertama dulu, Saya tidak diperbolehkan untuk divaksin karena saya ada alergi. Namun hari ini, sudah diperbolehkan dan tentu tidak ada persiapan,” ujar Arfan.

Awal-awal dulu, akunya, dia sempat was-was karena ia memiliki riwayat alergi.  Namun saat ini malahan ia menjadi semangat untuk divaksin.

“Kalau saat ini Saya semangat, kemarin kecewa karena tidak diperbolehkan untuk divaksin,” terangnya.

Arfan juga meminta kepada masyarakat dan semua pihak untuk mendukung dan menyukseskan program vaksinasi, karena ini merupakan program nasional.

“Ini merupakan program nasional,  tentu kita harus mendukung dan menyukseskannya,” ucap Arfan.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak meragukan vaksin tersebut, karena sudah dijamin kehalalan dan keamanannya.

“Ini program Nasional, jangan diragukan lagi. Sebagai bentuk dari upaya pemerintah guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” tuturnya.

Selain Sekda Siak, Wakil Bupati Siak terpilih H Husni Merza juga divaksin, dia datang dengan istri dan mertuanya.

Di ruang pengecekan itu, Husni sudah ditunggu Direktur RSUD Siak dr Benny Chairuddin. Setelah lulus pemeriksaan kesehatan, Husni langsung ke ruangan vaksin untuk dilakukan penyuntikan.

Tidak lama menunggu, mantan ketua KPU Siak itu langsung dipanggil untuk disuntik, dr Nadia Septi diberikan amanah untuk menyuntik.  Usai disuntik, Husni mengaku terasa pegal-pegal di tangan, namun Ia mengatakan itu reaksi biasa karena efek usai disuntik.

“Agak pegal-pegal di tangan, tapi Insya Allah aman-aman aja,” kata Husni.

Husni berharap agar masyarakat yang namanya terdaftar sebagai penerima vaksin untuk siap di vaksin, karena mengingat kondisi di Kabupaten Siak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Ia mengimbau, agar masyarakat harus disiplin mematuhi protokol kesehatan, mengingat Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah tertinggi kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau.

“Kemudian untuk masyarakat yang sudah terjangkiti, mohon pengertian dan kesadaran diri masing-masing untuk menjaga jangan sampai virus tersebut tidak tertular ke kerabat maupun ke orang lain,” harapnya.

Direktur RSUD Siak dr Benny Chairuddin mengatakan, untuk hari ini sebanyak 30 orang akan dilakukan vaksinasi yang terdiri dari pejabat, DPRD, tenaga kesehatan penyintas Covid-19.

“Vaksin yang digunakan yakni Sinovac yang di impor dari Tiongkok, kemudian dikemas di Biopharma Bandung,” terang Benny.  {Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *