LayarBerita, Lhokseumawe – Lima orang terpidana pelanggar Syariat Islam  tentang Qanun Jinayat, dikenakan uqubat cambuk, Senin (28/6/2021) di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Provinsi Aceh.  Para terpidana dicambuk terkait Jarimah Khamar dan Jarimah Zina dengan hukuman masing- masing 40 hingga 100 kali.

Pada prosesi uqubat tersebut, salah seorang terpidana berinisial NA yang melakukan jarimah zina atau melanggar pasal 33 ayat (1)  qanun aceh nomor 6 tahun 2014, pingsan usai mendapat 100 cambukan.  Terpidana ini terpaksa dibopong oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Adapun pelanggar lain yakni, 2 orang melanggar pasal 15 ayat (1)  qanun aceh nomor 6 tahun 2014, melakukan Jarimah Khamar dengan hukuman 40 kali cambuk.  Seorang lagi melanggar pasal 33 ayat (3) qanun aceh nomor 6 tahun 2014 tentang humum jinayat dengan hukuman 100 kali cambuk serta seorang lagi dihukum 74 cabukan.

“Kita telah melaksanakan eksekusi cambuk terhadap lima terpidana. Yakni 2 orang masing-masing sebanyak 40 kali cambuk, 2 orang 100 kali cambuk serta seorang 74 kali cambukan,” ujar Kardono Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Sambungnya, usai menjalani eksekusi uqubat hudud cambuk, kelima terpidana dibebaskan dari Lapas Klass II A Lhokseumawe dan sudah kembali ke rumah untuk menjalani kehidupan normalnya. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *