LayarBerita, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireueun, Provinsi Aceh, membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru mulai 1 Maret 2021. Khusus hafiz Alquran, siswa yang memiliki berbagai prestasi, yatim dan fakir serta anak korban konflik akan diprioritaskan gratis biaya pendidikan atau beasiswa.

Upaya tersebut merupakan komitmen UNIKI dalam rangka mencerdaskan anak bangsa seluas-luasnya ungkap Rektor Prof Apridar dalam rilisnya, Minggu (28/2/2021).

Dijelaskan Prof Apridar, tahun ini pihaknya bersama yayasan akan memperjuangkan lebih banyak beasiswa ke berbagai pihak yang bersedia membantu program pencerdasan anak bangsa untuk melanjutkan pendidikan pada Kampus Merdeka UNIKI.

Dari hasil komunikasi yang telah dilakukan,  sudah ada pihak yang berkomitmen untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa penghafal Alquran serta berbagai prestasi lainnya, mahasiswa kategori tuanya miskin dan anak yatim, dan juga anak korban konflik Aceh, sambungnya.

“Ini menjadi prioritas bagi kami untuk memberdayakan mereka yang secara ekonomi terbatas, namun secara akademik unggul agar dapat bangkit dan merdeka dalam menggapai cita-citanya ke depan,” ungkap Prof Apridar.

Mereka dapat memilih kuliah pada fakultas yag tersedia, yaitu:

  1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Program Studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi).
  2. Fakultas Komputer (Prodi S1 Informatika, D3 Manajemen Informasi dan D3 Teknik Komputer).
  3. Fakultas Hukum Syariah (Program Studi Ilmu Hukum dan D3 Paralegal /Administrasi Peradilan).
  4. Fakultas Teknik (Program Studi S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Mesin).
  5. Fakultas Pertanian dan Peternakan (Program Studi S1 Pertanian dan S1 Peternakan)
  6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Program Studi S1 Pendidikan Jasmani Olahraga).

Dengan berbagai program studi menarik yang ditawarkan akan melatih mereka untuk mempersiapkan masa depannya yang gemilang, ditambah dengan adanya tambahan pendidikan agama yang mumpuni, diharapkan para mahasiwa akan menjadi pribadi yang paripurna sebagai pemimpin masa depan yang lebih baik, sebut Prof Apridar.

“Para hafiz Alquran yang ada di UNIKI akan coba kami angkat dan berikan prioritas khusus, agar mereka mampu berbuat banyak bagi bangsa dan Negara,” sebunya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat diri melalui bekerjasama dengan berbagai dayah/pesantren terkemuka di Aceh agar para lulusan nantinya memiliki nilai tambah terhadap kesarjanaan yang diraihnya.

Berbagai dayah terkemuka akan dijadikan mitra dalam mendidik putra-putri terbaik bangsa yang bergabung pada Universitas Islam Kebangsaan Indonesia.

Selain itu, tambah Prof Apridar, berbagai fasilitas juga sedang diupayakan untuk mendukung terhadap proses belajar mengajar yang lebih baik dan kondusif.

Untuk mahasiswa yang berada dari luar daerah, sarana penginapan yang representative sedang dalam tahap pembangunan untuk mendukung proses penempaan diri yang lebih baik.

Untuk Fakultas Pertanian dan Peternakan, pihaknya telah mempersiapkan perkebunan yang luas sebagai tempat untuk melatih berpraktek langsung dengan laboratorium yang mumpuni.

Program kewirausahaan juga telah disiapkan, agar mahasiswa UNIKI dapat menyalurkan potensi bisnisnya dengan modal dan pembiayaan operasional yang telah disiapkan dari lembaga pendonor.

Lulusan Kampus Merdeka ini diharapkan akan memperoleh nilai tambah khusus sehingga nantinya mereka dapat hidup mandiri.

“Kami tidak hanya memberikan ijazah kepada mereka, namun kami berusaha maksimal untuk menyiapkan masadepan yang gemilang bagi mereka. Semoga Allah SWT memperlancar tekad yang telah kami programkan,” harap Prof Apridar. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *