LayarBerita, Siak – Wakil Bupati Siak Husni Merza, membuka secara langsung sosialisasi Pola Pengembangan Wakaf Produktif Kabupaten Siak tahun 2022, di Kantor Baznas Kabupaten Siak Lantai II, Kecamatan Siak, Selasa (27/9/2022).

Ketua pelaksana sosialisasi Pola Pengembangan Wakaf Produktif Kabupaten Siak tahun 2022 Wandi Utama mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan kegiatan yang pertama diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Siak.

“Sosialisasi ini diikuti oleh 28 orang dari 7 kecamatan di Kabupaten Siak untuk tahap pertama, dan nantinya akan dilanjut ke kecamatan yang belum, yang terdiri dari penyuluh agama Islam, perwakilan perangkat kampung, dan nazir wakaf,” ucapnya.

Kemudian sambungnya, tujuan diselenggarakan sosialisasi ini adalah ingin mencoba menyesuaikan diri dengan perubahan pada penanganan wakaf.

“Untuk diketahui bersama, di tahun 2023 nanti, wakaf nantinya, kita tidak akan memegang Akta Ikrar Wakaf (AIW), akan digantikan dengan E-Wakaf.  Oleh karena itu, pada sosialisasi ini nantinya akan kita bahas bersama terhadap perubahan tersebut,” terang Wandi Utama.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak Husni Merza yang juga pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak mengatakan, bahwa saat ini tanah wakaf di Kabupaten Siak penting untuk terus diupdate pemetaannya.

“Pemetaan wakaf ini berguna untuk mengetahui sejauh mana data wakaf yang kita miliki, baru bisa kita bicara potensi. Seberapa banyak jumlah tanah wakaf di Kabupaten Siak, dan berapa jumlah tanah wakaf yang digunakan dan belum dimanfaatkan,” ungkap Husni.

Wakil Bupati Siak Husni Merza juga mengatakan bahwa potensi wakaf yang sering digalakkan oleh Pemerintah yakni wakaf uang.

“Karena berangkat dari pendataan dan penelitian oleh para peneliti dan pemerhati wakaf. Wakaf tanah sudah dijadikan bangunan seperti sekolah, mesjid, musala.  Akan tetapi pembiayaan ketika pembangunannya yang kurang. Oleh karena itu, wakaf uang bisa sangat membantu, baik itu uang yang menjadi benda wakafnya, ataupun wakaf melalui uang. Ini yang nantinya akan dibahas,” jelas Wabup Siak tersebut, yang juga pengurus BWI Kabupaten Siak.

Wabup Husni juga berharap, ke depannya Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak, bisa menjadi role model bagi BWI yang ada di Provinsi Riau.

<span;>”Saya berharap, BWI Siak bisa menjadi percontohan bagi BWI yang lain, khususnya di Provinsi Riau,” tutupnya. [Infotorial]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *