LayarBerita, Lhokseumawe – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe mencanangkan zona integritas untuk membangun wilayah bebas korupsi (WBK) menuju birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Kamis (25/3/2021).  Hal ini sesuai dengan program untuk meningkatkan pelayanan publik serta pemberantasan korupsi di wilayah Kota Lhokseumawe.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Mukhlis, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe pada tahun 2019 sudah pernah mendapatkan penghargaan dari kementerian sebagai salah satu unit yang mendapat predikat wilayah bebas korupsi.

“Tentu kita tidak boleh puas dengan predikat tersebut.  Kejari Lhokseumawe harus lebih baik dan maju lagi. Khususnya dalam rangka pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Sambung Kajari Lhokseumawe, hal ini semua merupakan komitmen bersama untuk melaksanakan tugas serta fungsi, dan kewenangan yang penuh tanggungjawab.

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung program pelayanan publik dalam upaya mewujudkan secara nyata dengan apa yang dicanangkan oleh pihak kejaksaan.

“Kita berharap agar dapat menjadi sebuah budaya dan perilaku. Mengingat seorang pelayan harus memiliki integritas yang baik serta memiliki kesamaan dan punya komitmen, yakni harus sesuai antara perbuatan dan perkataan,” ucap Suaidi.

Walikota Lhokseumawe berharap agar pencanangan tersebut tidak hanya sekedar seremonial.  Namun harus ditindak lanjuti secara nyata, yakni tanpa ada korupsi di wilayah Kota Lhokseumawe. [Sir]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *