LayarBerita, Tulungagung – Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, bersama Forkompinda dan rombongan Miss Universe Switzerland menanam pohon langka di Taman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (22/11/2022).

Beberapa jenis pohon langka yang ditanam dari endemik lokal dan luar Indonesia, yaitu pohon Kepel, Cempedak, Jirak, Wuni, Namam, Lerak, Duwet, Cerme, Kluwak, Sepatu Putih, Red Alpukat, Nangka, Aegie Marmelos dan Black Sapote atau Pohon Sawo Hitam endemik asli Amerika Utara.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, mengatakan, penanaman pohon langka ini adalah upaya penghijauan dan menyelamatkan pohon endemik asli jawa dari kepunahan karena untuk saat ini pepohonan dan buah yang di taman sudah cukup sulit ditemui.

“Penanaman pohon langka memang dipilih karena dirasa perlu, di sini tidak ada pohon tersebut, bisa jadi luar sana sudah tidak ada,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Tulungagung berkesempatan menanam pohon yang bagi masyarakat setempat menyebutnya dengan nama Keluwak (Keluwek).

Bagi pencinta makanan rawon pasti nama Keluwek tidak asing lagi, karena Keluwek merupakan bahan campuran kuwah rawon.

Diketahui pohon Keluwek kini mulai jarang ditemukan. Padahal buah yang disebut dengan nama Kepayang, Kluwek, Keluwek, Kluak, Keluak, Picung, Pucung (pohon Lunglai) dan Panarassan ini unik dan memiliki banyak manfaat.

Berikut beberapa manfaat dari buah Kluwek, yakni untuk bahan batang korek api (batang), obat cacing (daun), antiseptik, penghilang kutu, bahan pengawet, dan bahan pembuat minyak (biji) dan yang tidak kalah pentingnya adalah buahnya yang sering kali digunakan sebagai bumbu dapur masakan Indonesia. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *