LayarBerita, Siak – Menjelang pesta demokrasi tingkat kampung melalui Pemilihan Penghulu (Pilpeng) serentak tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Siak Provinsi Riau, akan menggelar hajatan pemilihan pemimpin  kampong yang akan diikuti oleh 37 kampung se-Kabupaten Siak.

Terkait hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Sunarto menyebutkan, Pilpeng merupakan bagian dari pesta demokrasi untuk mencari dan menentukan pemimpin di tingkat kampung. Dengan demikian, masyarakat diharapkan untuk turut serta berpartisipasi menyalurkan hak suaranya dalam Pilpeng.

“Kami berharap kepada semua calon penghulu, mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam suasana kedamaian. Jangan saling menjatuhkan sesama calon, karena kita semua bersaudara apalagi satu kampung yang setiap hari saling berjumpa,” ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (22/10/2021) seperti dilansir Infosiak.com.

Lebih lanjut anggota DPRD Siak dari Dapil II Kecamatan Dayun tersebut mengingatkan para calon penghulu, dalam Pilpeng ini jangan didasari ambisi dengan menghalalkan cara untuk mencapai kemenangan, akan tetapi niatkanlah untuk membangun kampung.

“Siapapun yang terpilih dalam Pilpeng serentak tahun 2021 ini, mari sama-sama kita dukung dengan memberikan masukan-masukan yang bersifat positif. Serta kita berikan apa yang kita mampu untuk bisa memajukan kampung. Siapapun yang terpilih nantinya, ajak dan rangkulah calon yang belum punya kesempatan untuk memimpin,” lanjut Sunarto.

Setelah penghulu terpilih nantinya dilantik, lanjut Sunarto, undanglah seluruh masyarakat tanpa membedakan pendukung siapa.  Sejukkan suhu politik dengan mengundang semuanya, undang syukuran, undang ustaz ceramah, InsyaAllah sesudahnya bisa membangun kampung dengan damai tanpa meninggalkan kesan panasnya kontestasi Pilpeng.

Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Siak yang pada tahun ini menggelar Pilpeng di kampungnya. Dirinya berpesan gunakan hak pilih sesuai dengan kemantapan hati nurani masing-masing, tanpa ada pertimbangan janji atau pemberian sesuatu. Sebab manusia itu tak kan ada yang sempurna, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Kita semua hanya bisa berusaha untuk memilih pemimpin di kampung masing-masing.

“Adapun siapa nantinya yang terpilih bukan lagi kuasa kita, tapi Allah yang menghendaki. Tugas kita memilih dengan harapan akan mendapat pemimpin yang bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan kampung kita,” tutup Sunarto. [Infosiak]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *