LayarBerita, Siak – Kehadiran Kedai Bank Riau Kepri (BRK) di kampung atau desa akan memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan. Sehingga perputaran ekonomi masyarakat juga akan semakin meningkat.

Hal itu disampaikan Bupati Siak Alfedri, pada acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan PT Bank Riau Kepri, di ruang rapat Sri Indrapura, Kantor Bupati Siak. Kerjasama tersebut ditanda tangani oleh Bupati Siak Alfedri dan Direktur Utama PT BRK Andi Buchari, Jumat (23/7/2021).

“Kami berharap BRK bisa menambah kedai atau kantor kas di berbagai lokasi  yang belum ada layanan bank,” pinta Bupati Alfedri.

Lebih lanjut ia menyampaikan, potensi ekonomi sejumlah wilayah yang belum terjamah layanan perbankan dan sudah banyaknya transaksi nontunai di lokasi tersebut.

Terkait kerjasama tersebut Bupati Alfedri berharap, bisa memberikan manfaat yang baik bagi Pemda dan BRK serta masyarakat Kabupaten Siak.

“Kalau bisa transaksi nontunai itu bisa sampai ke kampung/desa, dan cash management system (CMS) dari BRK, tidak hanya di pemerintah kabupaten dan kecamatan, tapi bisa sampai ke tingkat kampung,” ucap mantan Kadispenda ini.

Alfedri ingin suatu saat nanti hal itu bisa terwujud, sehingga tata kelola keuangan pemerintah daerah semakin efisien, dan semakin akuntabel.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza, Direktur Dana dan Jasa PT. BRK M.A Suharto, Pimpinan PT BRK Cabang Siak Indra Gunawan, Kadis Sosial Wan Idris, dan Kadis Pariwisata Fauzi Azni dan jajaran BRK.

Di awal sambutannya, Direktur Utama PT Bank Riau Kepri Andi Buchari mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Siak. pihaknya akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik termasuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan program-program yang ada di abupaten Siak.

Sambungnya sampaikan, Bank Riau Kepri terus mengembangkan produk-produk perbankan berbasis digital. Pengembangan digital perbankan ini, selain mengikuti perkembangan, juga sangat bermanfaat bagi nasabah dan masyarakat di Riau dan Kepri.

“Saat ini sudah 100 persen pemerintah daerah se-Riau menggunakan Cash Management System (CMS) dari BRK,“ sebut Andi.

Di akhir bulan Juli nanti pihak BRK akan menerapkan  sistem pembayaran digital QR Indonesia Standard (QRIS). QRIS ini adalah pembayaran menggunakan metode QR Code. Dengan metode ini proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. [Infotorial]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *