LayarBerita, Lhokseumawe – Pengusutan dan proses hukum terhadap proyek batu gajah yang telah mencuat selama ini terkesan belum ada titik terang.  Mengingat inilah sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (23/6/2021).

Para mahasiswa ini membawa poster dan pengeras suara untuk mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, untuk mengusut tuntas kasus proyek batu gajah Cunda-Meuraksa.  Hal ini mengingat ada hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan kerugian uang negara senilai Rp4.3 miliar.

Koordinator Lapangan, Yudi Ansyah Katiara mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk mempertanyakan tindak lanjut kasus proyek yang diduga fiktif. Bahkan dalam petisinya, mahasiswa meminta Kejari Kota Lhokseumawe untuk menindaklanjuti kasus proyek fiktif Cunda-Meuraksa.

Selain itu, pihaknya meminta Kejari Lhokseumawe untuk menindaklanjuti kasus tersebut serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait.  Juga mendesak Kejari Lhokseumawe untuk segera menetapkan tersangka pada kasus proyek tersebut.

Aksi tersebut berlangsung aman dan lancar serta mendapat penjagaan dari petugas keamanan. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *