LayarBerita, Siak – Berbagai langkah dan upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Siak mulai dari penyekatan jalan, operasi yustisi dengan menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker.   Juga pembagian masker di tempat atau rumah ibadah sampai dengan melakukan swab massal untuk mengetahui tracking proses pencarian dan identifikasi orang-orang yang pernah kontak dengan pasien Covid-19.

“Hari ini Satgas PPKM level-4 bersama Kapolres Siak dan beberapa OPD terkait meninjau pelaksananaan swab antigen karyawan PT Indah Kiat. Ditargetkan 1.000 orang sesuai amanah instruksi dari Menteri Dalam Negeri Noor 31 tahun 2021 tentang PPKM level 4,” kata Alfedri di aula PT IKPP Kecamatan Tualang, Sabtu (21/8/2021).

Sambung Alfedri, terkait PPKM level-4 tersebut, pihaknya harus melakukan swab 7.400 orang dalam 1 hari, sejak ditetapkan pada tanggal 10 Agustus hingga 23 Agustus PPKM level-4 di luar pulau Jawa dan Bali.

Sebelumnya, para ASN dan Honor di Pemerintah Kabupaten Siak juga sudah melaksanakannya.  “Hari ini serentak perusahaan-perusahaan yang berada di Siak dan santri yang belajar di pesantren untuk melakukan swab secara massal. Hal ini untuk mengetahui peningkatan dan penurunan penyebaran secara masif,” ucap Alfedri.

Diharapkan dengan dilakukan testing secara masif (swab antigen), bisa melihat kondisi dan mencari langkah-langkah atau terobosan secara tepat. Yakni  bagaimana upaya untuk mengurangi Covid-19 dengan meningkatkan kesembuhan dan mengurangi kematian.  Sehingga dapat mencari solusi terbaik,” terang Bupati Siak Alfedri.

Alfedri juga mengingatkan kepada masyarakat untuk mau di swab, sebab kalau kita tahu lebih awal, lebih cepat tim medis untuk menangani. “Cepat dan tepat pemberian obat, sehingga dapat mengurangi tingkat kematian.  Jadi jangan sampai parah baru dibawa ke rumah sakit,” ungkap Alfedri.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto menambahkan, tes swab antigen merupakan langkah antisipasi guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak.

“Hari ini terdapat 900 lebih karyawan yang di swab, ada 3 orang dinyatakan hasilnya reaktif. Maka yang bersangkutan wajib menjalani isolasi dan yang bersangkutan diharapkan tidak keluyuran kemana mana. Lantaran akan kita awasi dari Satgas RT/RW, serta Satgas kampung. Saya juga perintahkan pengawasan yang ketat dari Bhabinkamtibmas,” ucap AKBP Gunar.

Selanjutnya Bupati Siak beserta rombongan membagikan Sembako, obat-obatan dan masker bagi warga yang isolasi mandiri.  Terutama yang belum mendapatkan PKH dan bantuan tunai kepada masyarakat kurang mampu yang sedang menjalani isolasi mandiri di Kampung Tualang. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *