LayarBerita, Denpasar – Empat pelaku kejahatan skimming berkewarganegaraan Rumania, ditangkap personel Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali. Keempatnya datang ke Bali, yakni  AS (28), SV (34), AS (30), dan SM (28) menggunakan visa wisata.
Ditreskrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho mengatakan, keempat tersangka telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polisi Rumania. Dari hasil penyelidikan, para pelaku membobol bank menggunakan kartu lain yang berisi magnetic stripe, salah satunya kartu game.
“Petugas berhasil menyita barang bukti, berupa puluhan kartu game bermagnetik dengan ciri sisi depan seperti kartu biasa. Namun di belakang ada magnetic stripe yang ada kode aksesnya,” terang  Kombes Yuliar, Selasa (19/3/2019) seperti dilansir tribratanews.polri.go.id.
Lanjut Yuliar, aksi komplotan tersebut terendus setelah penyidik menemukan transaksi mencurigakan di beberapa ATM wilayah Kuta dan sekitarnya. Dengan menargetkan korbannya dari para turis-turis asing yang datang berlibur ke Bali. Hingga saat ini, belum ada WNI yang jadi korban skimming komplotan Rumania ini.
Setelah melakukan pengejaran, petugas kemudian melakukan penggerebekan di tempat mereka menginap di Hotel Ozz, Jalan Kubu Anyar, Gang Biduri, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (13/3/2019).
Selain menyita puluhan kartu, polisi juga mengamankan satu laptop bekas yang digunakan tersangka untuk mengkopi sejumlah data, uang tunai senilai Rp 8 juta 250 ribu, 1 flashdisk, USD 1,4 uang pecahan Rumania dan juga 2 unit encoder card reader.
Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut dan untuk para tersangka dijerat dengan pasal 30 jo pasal 46 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE jo 55 KUHP.
Sekedar informasi Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal. Strip ini adalah garis lebar hitam yang berada di bagian belakang kartu ATM. Fungsinya kurang lebih seperti pita kaset, material feromagnetik yang dapat dipakai untuk menyimpan data. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *