Lokasi wisata alam di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, masih banyak yang belum terekspos.  Padahal keindahannya sangat mempesona setiap pelancong yang berda di sana.  Namun wisata alam di Aceh Utara masih sulit kita datangi, karena kases jalannya yang belum dibangun.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah wisata alam, yakni Air Terjun tujuh tingkat yang kii dikenal dengan Air Terjun 7 Bidadari kian kesohor.  Kini mulai banyak warga yang mendatangi lokasi wisata tersebut.  Tetapi Kita tidak bisa meraih lokasi itu dengan cepat, sebab untuk menuju kesana masih harus melalui jalan setapak dan menyeberangi sejumlah sungai.

Untuk mencapai lokasi ini, Kita menghabiskan waktu hampir 7 jam dari Kota Lhokseumawe. Waktu ini bisa lebih lama jika masuk musim penghujan.

Jika mengendarai trail, mungkin bisa menghemat waktu, tapi tentunya harus punya keahlian untuk itu. Tapi jika naik sepmor biasa, waktu bisa jadi akan bertambah, karena parkir kendaraan jauh dari lokasi.

Tim layarberita bersama beberapa rekan awalnya bergerak menuju lokasi dari Lhokseumawe menggunakan mobil doublecabin sekitar 2 jam, hingga perhentian terakhir, itupun setelah melintasi 3 alur sungai. Lalu harus berjalan kaki selama 4 jam dengan melewati jalanan berbukit dan dipenuhi semak.

Bahkan harus menyeberangi beberapa sungai berbatuan yang airnya terkadang mengalir lumayan deras. Setelah berjalan sekitar 4 jam, Kita akan bertemu air terjun 7 bidadari, yang sangat indah. lokasi ini memang masih sangat jarang dikunjungi warga, karena jarak dan akses kesana masih sulit.

Tapi setelah bertemu lokasi air terjun, Anda jangan melewatkan sebuah genangan air yang jernih dan tenang.  Letakknya persis di atas air terjun 7 bidadari dan harus menaiki tebing pinggi air terjun untuk menuju lokasi ini.

Telaga biru ini sangat jernih dengan air yang sangat tenang di tengah hutan lindung, di Kecamatan Geuredong Pase, Aceh Utara. Air telaga ini mengalir langsung ke lokasi yang juga sangat menakjubkan, yakni air terjun 7 bidadari yang berada di bawahnya.

Nah untuk menuju pucok krueng, kita harus berjalan lagi selama hampir 1 jam dengan menaiki bukit terjal dan berjalan dikawasan hutan disekitar air terjun 7 bidadari. Tentunya hal ini sangat melelahkan, namun keindahan dan suasana dua lokasi ini membuat lelah itu serasa hilang.

Foto : Ricky Yolanda/layarberita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *