LayarBerita, Siak –  Kampung Dayun di Kabupaten Siak berhasil meraih juara pertama lomba Desa Wisata tingkat Provinsi Riau tahun 2021.  Penghargaan pemenang diserahkan langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar, Jumat (19/11/2021), di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Pada lomba Desa Wisata tahun 2021 ini, digelar oleh Dinas Pariwisata Riau, sebanyak 12 Desa wisata terbaik dari kabupaten/kota di Riau, ikut serta dalam ajang tersebut.

Berdasarkan penilaian tim, juara 1 diraih oleh Desa Wisata Kampung Dayun, Kabupaten Siak, juara 2 Desa Wisata Meskom, Kabupaten Bengkalis dan juara 3 diraih oleh Desa Wisata Rantau Langsat, Kabupaten Indragiri Hulu.

Pada kesempatan tersebut, Gubri Syamsuar juga menyerahkan sertifikasi halal LPPOM MUI, kepada sejumlah pelaku usaha UMKM yang ada di Riau.

“Riau memiliki 1.859 desa/kelurahan, yang tersebar di 12 kabupaten/kota.  Sebanyak 123 desa kini telah dicanangkan sebagai desa wisata,” ujar Syamsuar.

Ia menyampaikan, bahwa kegiatan lomba Desa Wisata bertujuan untuk mendorong pengelola desa wisata berperan aktif untuk mengembangkan desa wisata di daerah masing-masing.

“Kegiatan lomba Desa Wisata ini, Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada dewan juri yang telah bekerja maksimal. Tahun depan Dinas Pariwisata provinsi Riau akan menggelar lomba ini secara terbuka atau umum.  Sehingga semua desa bisa ikut dalam lomba desa ini,” ujar Syamsuar.

Lanjut Gubernur Riau, saat ini sektor pariwisata di Provinsi Riau hanya bisa berharap dari kunjungan wisatawan domestik.  Hal ini lantaran pandemi Covid-19 belum berakhir. Hal lainnya juga lantaran pintu masuk Bandara Internasional masih ditutup.

“Saat kini kita hanya bisa mengandalkan kunjungan wisatawan lokal. Karena masa pandemi belum tahu kapan berakhir. Apalagi di sejumlah negara Eropa dan negara tetangga Singapura dan Malaysia kasus Covid-19 mulai naik.  Mengingat inilah, kita semua harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Bupati Siak Alfedri serta pejabat lainnya. Pada kesempatan ini, mengatakan, bahwa ada 21 desa wisata di Kabupaten Siak.  Salah satunya yakni Desa Wisata Dayun yang saat ini bisa mengelola kampung secara swadaya dan mandiri.

“Anggaran Kampung Dayun diterima melalui anggaran dana desa Rp1,8 miliar dan bantuan dari swasta Rp 1 miliar.  Kini pendapatan di Desa Dayun per bulan mencapai Rp 25 juta hingga Rp30 juta. Hasilnya ini untuk Pokdarwis dan Desa,” papar Alfedri.

Bupati Siak Alfedri mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Riau serta dukungan stakeholder terkait lainnya. Hal ini lantaran telah melakukan pembinaan kepada Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Kabupaten Siak.

Dalam penilaian lomba Desa Wisata, Dinas Pariwisata Riau melibatkan dewan juri profesional yaitu Osvian H Putra (Master Assesor), Dr. Ir. Eni Sumiarsih, M.Sc (Ketua STP Riau) dan Dr. Reno Renaldi, SKM, M.Kes (Dosen STIKES Hang Tuah).

Sebelumnya, dewan juri ini telah melakukan penilaian di sejumlah desa yang tersebar di Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Pelalawan, Siak, Bengkalis, Meranti, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kuansing, Inhu, dan Inhil.

Sesuai dengan Kompetensi dan latar belakangnya, masing-masing dewan juri melakukan penilaian, dengan cakupannya hal-hal yang berkaitan dengan Sadar Wisata, Sapta Pesona Aksesibiltas, Atraksi dan Amenitas, Digital Promotion, dan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE). [Infotorial]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *