LayarBerita, Selatpanjang – Aparat kepolisian Satreskrim Polres Kepulauan Meranti, Riau, menangkap tiga orang yang terlibat jual beli chip Higgs Domino di Kota Selatpanjang, Senin (18/1/2021) malam, sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Prihadi Tri Saputra SH mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi tentang adanya transaksi tersebut.

Dijelaskan AKP Prihadi Tri Saputra, kronologi penangkapan berawal informasi dari masyarakat Senin (18/1/2021) 2021 sekira pukul 09.00 yang melaporkan telah terjadi permainan judi dengan menggunakan sarana aplikasi permainan Higgs Domino yang terdapat didalam handphone. Dimana hasil dari permainan tersebut dikenal dengan sebutan Chip.

Adapun chip tersebut dapat diperoleh dengan membayar sejumlah uang atau bisa dibeli dari penampung seharga Rp70.000 untuk 1 Bilion (1B) dan atau dapat ditukarkan kembali kepada para penampung seharga Rp62.000 untuk Chip sebesar 1 Billion, imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, lokasi penangkapan berada di salah satu kedai kopi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Selatpanjang Selatan, diduga judi itu pelaku dilakukan oleh seseorang berinisial BH alias Budi (32) bersama satu orang temannya berinisial YD alias Iyan (35) yang diketahui sebagai penampung.

Selanjutnya Tim Opsnal Satreskrim Polres Kepulauan Meranti melakukan penyelidikan. Saat itu pelaku sedang melakukan transaksi pembelian chip dari seseorang berinisial BR (30). Kemudian pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti guna dilakukan penyelidikan.

Dikatakan AKP Prihadi Tri Saputra, pelaku dijerat dengan Pasal 303 Ayat 1 atau 303 Ayat 1 ke 2 KUHPidana jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana tentang barang siapa dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk bermain judi dan menjadikannya sebagai mata pencaharian atau dengan sengaja turut serta dalam perbuatan tersebut dan atau ikut serta main judi dijalan umum atau pinggir jalan umum atau ditempat yang dikunjungi umum.

“Adapun dugaan tindak pidana yang dilakukan adalah perjudian. Sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 303 Ayat 1 atau 303 Ayat 1 ke 2 KUHPidana jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHPidana dan dapat diancam dengan hukuman penjara paling lama 4  tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah,” kata AKP Tri Prihadi Saputra, Selasa (19/1/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, adapun modus operandi yang dilakukan, BH alias Budi selaku pemilik kedai kopi, selain menjual minuman juga memperjual belikan Chip yang dapat dipergunakan sebagai bahan permainan higgs Domino. Dalam keseharian menjalankan usahanya, BH dan YD menunggu para pemain game untuk menjual Chip yang dapat dipergunakan untuk permainan higgs domino.

Dari tangan tersankga, polisi melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti, diantaranya uang tunai sebesar Rp5.568,000 yang diduga hasil penjualan dan pembelian chip aplikasi Higgs Domino yang diperoleh dari BH dan YD.

Selanjutnya uang tunai sebesar Rp434.000 dari BR selaku orang yang menjual Chip kepada BH dan YD, 3 unit Smartphone, satu buah buku jurnal untuk hasil perekapan jual beli Chip dan spanduk pemberitahuan menerima jual beli Chip Higgs Domino. (Abb/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *