LayarBerita, Lhokseumawe – Tim Saber Pungli Polres Lhokseumawe berhasil menangkap 7 orang pelaku pungutan liar (Pungli) terhadap supir truk bongkar muat di Pasar Inpres, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Ketujuh orang pelaku tersebut masing-masing berinisial FS (41) dan SF (25), warga Kampung Jawa Baru, MN (35), RB (41), RA (39) dan SR (56), warga Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, serta MH (57), warga Desa Blang Weu Baroh, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Waka Polres Lhokseumawe, Kompol Raja Gunawan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, Kamis (17/6/2021) sore, menyebutkan, ketujuh orang pelaku Pungli tersebut ditangkap oleh Tim Saber Pungli Lhokseumawe pada Senin (14/6/2021) kemarin, sekira pukul 11.00 WIB, berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aksi mereka.

Sambungnya, ketujuh orang pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bongkar muat di Pasar Inpres, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, dalam pemeriksaan awal mengaku aksi Pungli yang dilakukan belum berlangsung lama. Namun hal ini masih dalam pengembangan.

Dijelaskan Kompol Gunawan, adapun modus operandi Pungli yang dilakukan terhadap para supir truk bongkar muat adalah dengan menyodorkan sejumlah kuitansi yang mengatasnamakan kelompok serikat pekerja, dengan besaran nominal antara Rp10.000 hingga Rp20.000.

Atas perbuatannya, ketujuh orang pelaku dikenakan pasal 369 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun, imbuhnya.

Saat ini, ketujuh orang pelaku beserta barang bukti berupa uang sejumlah Rp146.000 hasil Pungli, kuintasi dengan stempel yang mengatasnamakan Ikatan Pemuda Pengawas Tempat Usaha (IP2TU), Ikatan Pemuda Kampung Jawa Baru (IPKJB), Serikat Buruh Seluruh Indonesias (SBSI), Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Mitra PS (Pemuda Setempat) dan Serikat Buruh Aceh (SBA), diamakan di Mapolres setempat guna penyeledikan lebih lanjut, ujarnya.

Ditambahkan Kompol Raja Gunawan, operasi pemberantasan premanisme dan pungutan liar yang laksanakan sebagai tindaklanjut instruksi dari Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Ke depan, Polres Lhokseumawe akan terus melaksanakan operasi pemberantasan premanisme dan pungutan liar. Dan terhadap pelaku pemberantasan premanisme dan pungutan liar, pihaknya akan mengambil tindakan tegas,” ungkap Kompol Raja Gunawan.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menaruh curiga atau melihat adanya aksi premanisme dan Pungli, untuk segera melaporkannya ke Pos polisi terdekat. (BIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *