LayarBerita, Sulteng –  Satuan Tugas Operasi Tinombala berhasil melumpuhkan 12 anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah.

Hal itu disampaikan Karo Ops Polda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Polisi Drs Herry Rudolf Nahak MSI, saat memaparkan anev operasional Kepolisian dalam kegiatan Gelar Operasioal TW I Polda Sulteng di gedung Torabelo Polda Sulteng, Kamis (14/4/2016).

Ia mengatakan, Operasi Tinombala yang dilaksanakan  sejak tanggal 9 Januari 2016 sampai dengan saat ini. Telah berhasil memperkecil kelompok MIT.

“Sejak digelar Operasi Tinombala sudah 12 orang anggota MIT berhasil dilumpuhkan, 10 meninggal dunia akibat kontak tembak dan 2 orang ditangkap hidup-hidup,” ujarnya.

Dari daftar pencarian orang (DPO) kelompok Mujahiddin Indonsia Timur yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian saat ini kekuatan kelompok Santoso hanya tertinggal 29 orang saja. Terdiri dari 26 orang laki-laki dan 3 orang perempuan masing-masing isteri dari Santoso, Basri dan Ali Kalora

Selain itu, Satgas Operasi Tinombala juga berhasil menyita senjata api, amunisi, bom, senjata tajam, peralatan komunikasi dan logistik milik kelompok MIT.

Berbagai keberhasilan tersebut, membuat kelompok MIT terjepit di hutan belantara pengunungan Poso. Dari beberapa dokumen yang didapat terlihat kelompok Mujahidin Indonesia Timur bertahan hidup dengan membunuh dan mengkonsumsi satwa liar.  [] sumber : tribratanews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *