LayarBerita, Aceh Utara – Hati siapa yang tidak teriris melihat buah hatinya meninggal dalam kondisi terbakar tanpa ada pertolongan.  Seperti yang dialami oleh keluarga Fendi Simorangkir (40) dan Ratna (35) warga Desa Pante Gurah Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.  Dimana buah hatinya Nafira berusia 2 tahun yang meninggal terbakar di sebuah kamar rumah milik tantenya (kakak kandung ibunya).

Informasinya, Bayi malang tersebut meninggal akibat terbakar terjadi pada Jumat, 14 Januari 2022, sekira pukul 08.00 Wib, bertempat di Lorong Tgk. M. Isa Zein Dusun Baroh Desa Pante Gurah Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh.

Menurut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Muara Batu, Ipda Herman Syahputra, ihwal kejadian, sekira pukul 07.20 Wib, korban Nafira (2) masuk ke rumah Idawati (tantenya) yang tidak lain kakak kandung ibu korban.  Bayi berusia 2 tahun itu langsung masuk ke kamar Idawati tanpa diketahui.  Pada saat kejadian, ibu korban sedang mengantar salah seorang anak lainnya dan ayahnya berada di rumahnya yang terletak disebelah rumah kejadian.

Sementara saat itu Idawati sedang mencuci pakaian di belakang rumah dan baru sadar ketika melihat kepulan asap di kamar depan rumahnya.  Melihat kepulan asap, saksi ini langsung menuju ruang depan rumahnya dan berusaha membuka kamarnya.  Namun tidak bisa, karena telah terkunci dari dalam.

Lalu saksi berteriak meminta tolong warga sekitar rumahnya.  Tidak lama berselang, sejumlah warga datang dan membantu mendobrak pintu kamar tersebut.  Setelah pintu terbuka, tantenya bersama sejumlah warga melihat api masih berkobar di dalam kamar tersebut.

Warga melihat korban (Nafira) telah terbakar di atas tempat tidur beserta isi kamar yang ada dikamar tersebut. Lalu warga berusaha untuk memadamkan api yang masih berkobar dengan menggunakan alat seadanya. Tidak lama kemudian datang mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Aceh Utara, guna membantu memadamkan kobaran api.

Sejauh ini, musibah kebakaran diduga karena arus pendek, dan kerugian material sekitar Rp 50 juta dan meninggalnya seorang bayi berusia dua tahun.  Orang tua beserta keluarga korban tidak keberatan dan menerima dengan ikhlas atas musibah tersebut. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *