LayarBerita, Siak – Pemerintah Kabupaten Siak bersama BPJS Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama tentang Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) tahun 2021.

Acara tersebut dilaksanakan di ruang rapat Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Kamis pagi (14/1/2021), yang dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan  cabang Kota Pekanbaru Dodi Pramana, sejumlah kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Siak Yusuf Delfi menjelaskan, bahwa penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama ini, merupakan perpanjangan dari periode 2019-2020. Dimana BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, atas dukungan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama untuk non ASN, seperti security, supir, cleaning servis, petugas kebun dan lain sebagainya.

“Terhitung Januari 2021, tenaga kerja non ASN yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan  berjumlah 6.121 pekerja,” jelas Yusuf.

Selain itu, salah satu program yang akan dilanjutkan adalah program jaminan kecelakaan kerja, yakni BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelayanan berupa pengobatan.

“Alhamdulillah di Kabupaten Siak, Kami sudah bekerjasama dengan RSUD Tengku Rafi’an dan beberapa Puskesmas yang ramai pekerja seperti di Perawang. Adapun pengobatan tersebut sampai sembuh sesuai dengan kebutuhan medis, jika tidak bisa diobati di Siak, bisa dirujuk di rumah sakit di Pekanbaru baik umum dan swasta yang telah bekerjasama dengan BPJS,” ucap kepala BPJS Siak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman dalam sambutannya mengatakan,  atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, dirinya mengucapkan terimakasih atas dilanjutkannya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah kerjasama kita selama ini berjalan baik, semoga dengan dilanjutkannya kerjasama ini tujuan dan harapan bersama akan tercapai dan terus meningkat. Yakni untuk memberikan jaminan kepada tenaga kerja baik ASN maupun non ASN,” harap Arfan.

Sekda juga berharap agar jaminan yang telah dijadikan program oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan, bisa merata dirasakan oleh seluruh pekerja yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *