LayarBerita, Aceh Utara – Sebanyak tiga belas pengurus Hathar melakukan kegiatan safari dakwah ke pedalaman Kabupaten Aceh Utara.  Adapun titik-titik yang dituju adalah Gampong Seureke dan Leubok Pusaka Kecamatan Langkahan.

Kegiatan safari dakwah dilakukan selama 2 hari, mulai Sabtu – Minggu 11 Juli 2021. Gampong Seureke merupakan desa yang dibina oleh Hathar di bidang agama sejak November 2021.  Ada dua titik pengajian rutin mingguan yang diasuh oleh Hathar di Seureke yaitu di Blok A dan Blok B. Pengajian di Blok A setiap malam Sabtu diasuh oleh Abi Muslem dan pengajian di Blok B dibimbing oleh Tgk. M. Dani.

Kegiatan safari diawali di Blok A, dengan shalat Ashar berjamaah kemudian dilanjutkan dengan diskusi.  Hasil diskusi disepakati bahwa pengajian rutin malam Sabtu yang diasuh oleh Abi Muslem dilaksanakan sebagaimana biasanya dan masyarakat di sana meminta agar Hathar mengirim seorang guru untuk mengisi pengajian bulanan setiap malam Jumat kliwon.

“Permintaan warga disetujui oleh Hathar dan siap mengirim khatib Jumat setiap dua bulan sekali,” ujar uKetua Hathar Tgk. Zulfirman

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Blok B, kegiatan diawali dengan shalat Maghrib berjamaah. Ketua umum Hathar memberikan ceramah singkat dan memaparkan profil singkat Hathar dan dilanjutkan dengan diskusi. Hasil diskusi didapatkan, disamping pengajian rutin malam Minggu juga akan dilaksanakan pengajian umum setiap 3 bulan sekali dengan menghadirkan guru-guru senior.

Safari dakwah dilanjutkan ke Dayah Dayah Bustanul Muttaqin Leubok Pusaka pimpinan Abi Muslem. Kegiatan di awali dengan motivasi dari Tgk. Jalamaluddin Kabid Dakwah Hathar, agar pentingnya semangat dan pentingnya menuntut ilmu karena dengan ilmu hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat, serta bisa membuat perubahan.

Sedangkan Tgk. Musliadi Kabid Pengajian Hathar mengajak para murid agar terus giat belajar, sehingga menjadi generasi yang akan mampu membawa kemajuan bagi agama dan bangsa. Kegiatan ditutup dengan lantunan shalawat oleh grup shalawat Hathar.

Tidak sampai disitu saja, keesokan harinya, Minggu sekira pukul 10.30 Wib, rombongan berangkat naik perahu mesin menuju ke Alue Seupui mengarungi sungai selama satu jam, karena tidak bisa dilalui lewat darat.

Alue Seupui merupakan salah satu dusun dari Gampong Leubok Pusaka yang yang terisolir. Sehingga menyebabkan masyarakat disana terkendala dengan akses pendidikan agama dan umum.  Anak-anak disana baru diizinkan sekolah SD apabila sudah mampu berenang karena mereka harus naik perahu untuk pergi ke sekolah terdekat dan pernah perahu yang ditumpangi oleh anak-anak terbalik.

Kegiatan safari dakwah di Alue Seupui diawali dengan shalat Dhuhur berjamaah,  kemudian sedikit perkenalan profil Hathar dan tausiyah oleh Tgk. Zulfirman.   Lalu dilanjutkan dengan diskusi dengan masyarakat.

Hasil diskusi bahwa Hathar akan mensupport biaya transportasi guru ngaji. Pengajian rutin dilaksanakan setiap pagi Jumat yang diasuh oleh Abi Muslem. Selama ini biaya sewa perahu harus ditanggung sendiri oleh Abi Muslem karena tidak ada donatur. Kegiatan ditutup dengan penyerahan kitab Iqra’ dan Kitab Masailal Muhtadin.

“Insya Allah kegiatan safari ke Seureke dan Leubok Pusaka Langkahan, akan kita laksanakan 4 bulan sekali. Tentunya bantuan dari para donatur sangat kami harapkan untuk membantu biaya transportasi para guru ngaji yang kita kirim ke sana dan juga guru ngaji yang kirim ke Buket Hagu Lhoksukon dan kegiatan pengajian bulanan di Kecamatan Geuredong Pase,” ujar Ketua Hathar Tgk. Zulfirman. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *