(Advetorial Kabupaten Siak)

LayarBerita, Siak –  Bupati Siak Alfedri meninjau lokasi Asrama Haji yang akan di siapkan bagi warga yang menjadi PDP ringan dan sedang. Ini dilakukan agar mempermudah pengawasan dan pemantauan oleh tim kesehatan Covid-19.

“Hari ini kita meninjau Asrama Haji, untuk mengecek kesiapan tenaga medis, disini.  Lokasi ini dipersiapkan untuk pasien dalam pemantauan (PDP) kategori ringan dan sedang. Kalau yang berat tentu kita rawat di RS Tengku Rafi’an,” ujar Alfedri usai peninjauan Asrama Haji, Minggu, (12/4/2020) yang didampingi Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Jamaluddin.

Asrama ini, lanjut Alfedri, langsung dikelola oleh dinas kesehatan.  Untuk menjaga lokasi, Bupati Siak ini meminta agar mengaktifkan petugas security yang dibantu oleh personel TNI dan Polri.

Berkaitan dengan PDP yang meninggal kemarin, lanjutnya, hari Minggu siang  semua keluarganya, sudah masuk di Asrama Haji dan akan menjalani isolasi selama 14 hari ke depan.

“Berhubung di Asrama Haji sudah ada penanganan pasien Covid 19, tentu kita akan menempatkan petugas keamanan dari Satpol PP di bantu TNI dan Polri.  Supaya tidak ada keluarga atau masyarakat yang berkunjung nantinya. Ini kita atur secara tertib, agar tidak terjadi interaksi, dari saudara kita PDP dari dalam dan dari luar,” ungkapnya.

Pihaknya juga mendirikan Posko di jalan masuk Asrama Haji yang memiliki 50 kamar itu. Adapun fasilitas ruangan dilengkapi tempat tidur, AC dan kamar mandi dalam. Bangunan terdapat dua lantai. Sebelum pasien masuk menjalai isolasi selama 14 hari. Juga dilakukan rapid test, termasuk juga keluarga PDP yang meninggal kemarin juga dilakukan rapid test.

Pada kesempatan itu, Alfedri juga menjelaskan, untuk sementara Asrama Haji juga akan digunakan isolasi bagi tenaga kesehatan yang bertugas di RS Tengku Rafi’an.

Usai meninjau Asrama Haji, Bupati Alfedri juga melanjutkan peninjauan lahan tempat pemakaman umum baru, seluas 3,2 hektar yang berlokasi di Belantik.

“Lahan ini hak pakai milik Pemda Siak yang dibeli pada tahun 2011 lalu.  Rencananya akan kita siapkan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU).  Yang akan kita gunakan seluas 100 x 190 meter, sisanya silahkan masyarakat boleh memanfaatkan untuk berkebun,” paparnya. [Abb]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *