LayarBerita, Banda Aceh – Para Pejabat Struktural di lingkungan Pemerintah Aceh yang dilantik pada Senin (11/1/2021) lalu, melakukan presentasi program kerja dan mengikuti pembekalan dari Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah. Kegiatan itu berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Rabu, (13/1/2021).

Setiap pejabat mempresentasikan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi kerjanya, dan juga memaparkan program dan strategi kerja yang akan diterapkan dalam menjalankan tugas pada jabatan yang baru.

Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, dalam sambutannya mengatakan, aparatur yang diberikan amanah jabatan harus memanfaatkan kewenangan tersebut semaksimal mungkin untuk bekerja dan menjalankan program Pemerintah Aceh dengan baik. Sehingga program tersebut memberi manfaat bagi masyarakat.

Sekda juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik itu, agar mempercepat realisasi program kerja dalam APBA 2021 dan menyelesaikan persoalan temuan aset.

Sekda juga berharap, agar para pejabat yang menduduki posisi baru itu benar-benar memahami tugasnya. Dengan demikian, pekerjaan yang diemban akan mampu diselesaikan dengan baik dan bahkan bisa melahirkan inovasi dan kreasi positif dalam menjalankan tugasnya.

“Ada dua kunci sumberdaya yang dimiliki pejabat yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kinerja. Sumber daya dalam kendali dan sumber daya di luar kendali,” tandas Taqwallah.

Lebih jauh dirincikan, setidaknya ada empat sumber daya dalam kendali yang dimiliki oleh pejabat, yaitu tenaga aparatur, metode, peralatan kerja dan anggaran.

“Para pejabat harus mampu menggerakkan semua sumber daya yang ada, agar kinerja Pemerintah Aceh dapat berjalan lebih optimal,” kata Taqwallah.

Sementara untuk sumber daya di luar kendali, Sekda meminta agar para pejabat mampu membangun hubungan baik dengan mitra kerja, sehingga sumber daya tersebut dapat juga dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan.

“Kita yang diberikan amanah jabatan ini bertanggung jawab untuk melayani 5,2 juta masyarakat Aceh, kemiskinan dan pengangguran menjadi tugas kita untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Sekda Aceh. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *