LayarBerita, Aceh Utara – Sebuah jembatan yang menghubungkan beberapa kecamatan di Desa Darussalam, Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara roboh ke sungai. Rusaknya jembatan lantaran diterjang derasnya arus sungai akibat hujan yang mengguyur wilayah pegunungan dan sekitarnya.

Robohnya jembatan penghubung 3 Kecamatan yakni, Tanah Luas,Geureudong Pase dan Meurah Mulia, tentu mengganggu aktifitas masyarakat. Bahkan membuat sejumlah warga terisolir akibat jembatan penghubung putus dan jalur darat sulit dilalui. Namun tim Satgas Bencana Aceh Utara langsung bergerak cepat menangani kondisi tersebut.

Informasinya, hujan lebat terjadi sejak Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB.  Akibatnya, diketahui pada pagi Sabtu, warga sekitar melihat jembatan itu sudah roboh dan tidak dapat dilalui lagi.

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Oke Kistiyanto, membenarkan kejadian tersebut. Bahkan menurut Dandim, Tim Satgas Bencana Kabupaten Aceh Utara langsung bergerak kelokasi. Termasuk menyalurkan logistik kepada masyarakat yang terisolir.

“Terdapat masyarakat yang terisolir di Dusun Leubok Kliet Gampong Baree Blang, Kecamatan Meurah Mulia,  yakni sejumlah 18 kepala keluarga atau sekitar 58 jiwa,”  ujar Dandim kepada wartawan melalui pesan Whatsapp.

Sambung Dandim, akses jalan darat dari Gampong Baree Blang sudah tidak dapat dilalui lagi. Untuk menyuplai logistik ke Dusun Leubok Kliet, melalui Gampong Darussalam Kecamatan Geureudong Pase. Selanjutnya didistribusikan menggunakan LCR. Saat ini proses pengiriman ke daerah tersebut.

“Logistik untuk Buket Makarti sudah diterima Pak Geuchik, disaksikan oleh Muspika Tanah Luas. Nantinya jika jalan darat putus, harus pakai LCR. Kita ada aset 2 helikopter, jadi kalau sulit ya dari udara. Terpenting bagaimana agar warga dapat terbantu,” terang Oke.[red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *