LayarBerita, Arab Saudi – Upaya meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke Arab Saudi, KBRI Riyadh selenggarakan kegiatan Coffee Cupping ‘Roast of Indonesia’ di Al Khobar, Arab Saudi, Jumat (9/7/2021) kemarin.

Sebanyak 22 orang pemilik dan pengusaha cafe serta roastery kota Khobar, Dammam, Riyadh, Qassim dan Qatif berkesempatan mencoba sample biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia antara lain Bali, Aceh, Toraja, dan Flores.

Kegiatan itu juga diikuti secara daring oleh para exportir pemilik sample kopi di Indonesia, agar terjadi kontak bisnis langsung dengan pengusaha Saudi yang tertarik mengimpor biji kopi dari Indonesia.

Pasar biji kopi natural Arab Saudi masih dikuasai biji kopi dari benua Afrika, antara lain dari Ethiopia dan Uganda.

Namun, menurut salah satu pemilik roastery, beans washed biji kopi asal Indonesia juga tersedia dan cukup bersaing di Arab Saudi.

Biji kopi asal Indonesia sebetulnya sudah cukup lama dikenal dan menjadi favorit penikmat kopi Arab Saudi, tetapi banyak pengusaha kopi mendapatkannya biji kopinya melalui pihak ketiga dengan jumlah yang tentunya terbatas.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meringkas rantai kesediaan (supply chain) kopi asal Indonesia sehingga pemilik café dan roastery biji kopi di Arab Saudi bisa mendapatkan langsung dari produsen, dan pada gilirannya semakin meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia ke Arab Saudi.

Konsumsi kopi per kapita di Arab Saudi tercatat 1,79 kg. Pasar kopi Arab Saudi pada tahun 2021-2027 diperkirakan akan mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 6,2%. Tentu saja hal ini merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk dapat memperkokoh posisinya di pasar kopi Arab Saudi. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *