LayarBerita, Lhokseumawe Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe kembali berhasil mengamankan dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu di Desa Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Kamis (4/2/2021) lalu, sekira pukul 22.30 WIB.

Dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan satu bungkus besar sabu seberat 500 gram.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto didampingi Wakapolres Kompol Raja Gunawan dan Kasat Narkoba Iptu Wisnugraha Paramaartha dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres setempat, Jumat (12/2/2021) pagi, menjelaskan, kedua tersangka, yakni MR (20 tahun), pria, warga Jalan Panglima Kaom, Dusun Blang Rayeuk, Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, dan H (29 tahun), pria,  warga Jalan Darussalam Gg. Kenari, Desa Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Dijelaskan Kapolres, kronologis penangkapan berawal saat petugas melakukan under cover buy dengan cara memancing tersangka MR untuk melakukan transaksi di salah satu penginapan yang ada di Kota Lhokseumawe. Dan berhasil mengamankan 1 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat 500 gram.

Setelah dilakukan diintrogasi, MR mengaku datang ke penginapan tidak sendirian, melainkan bersama temannya. Saat itu petugas meminta tersangka MR untuk menghubungi temannya yang berinisial H. Dan setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), H langsung diamankan petugas.

Kepada petugas, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari A yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), untuk diantarkan kepada pemesanyang telah menunggu di penginapan.

Selanjutnya kedua tersangka bersama barang bukti satu bungkus besar sabu seberat 500 gram, 2 unit handphone dan 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion yang digunakan oleh kedua tersangka, langsung dibawa ke Mapolres untuk penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar, terang Kapolres. (BIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *