LayarBerita, Aceh Utara – Tingginya antusias masyarakat dan gencarnya sosialisasi serta upaya yang dilakukan unsur pemerintah dan berbagai di Kabupaten Aceh Utara, membuat persediaan vaksin Covid-19 kosong.  Hal ini membuat proses vaksinasi sempat terhenti sementara waktu hingga dosis vaksin akan tiba di Kabupaten Aceh Utara.

Kekosongan vaksin di Aceh Utara dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin.  Dirinya mengaku untuk telah meminta tambahan dosis vaksin ke pihak provinsi. Hal ini tidak lain agar target vaksinasi untuk menciptakan kekebalan tubuh masyarakat segera dapat dilakukan kembali.

“Benar sejak kemarin vaksin telah kosong.  Tapi kita telah meminta tambahan sebanyak 10 ribu dosis,” ujar Amir kepada layarberita.com.

Lanjut Amir, kosongnya persediaan vaksin dampak dari gencarnya upaya vaksinasi dan sosialisasi yang dilakukan semua unsur, yakni Ulama, TNI/Polres serta pemerintah daerah.  Tentunya peran para vaksinator juga sangat penting dalam meningkatkan persentase jumlah warga yang disuntik vaksin.

“Peran semua pihak yang dilakukan selama ini membuat antusias masyarakat untuk divaksin meningkat. Sehingga kita sempat kekosongan stok vaksin.  Namun dalam beberapa hari ini, Insya Allah kita akan terima vaksinnya,” terang Kadis Kesehatan Aceh Utara.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan unsur Forkopimda juga telah mengeluarkan seruan bersama terkait pelaksanaan vaksinasi penanganan Covid-19.

Menurut Amir, total dosis vaksin yang diterima Kabupaten Aceh Utara jenis sinovac mulai Febuari hingga 8 November 2021 sebanyak 130.776 dosis.  Sementara untuk vaksin moderna diterima sebanyak 11.480 dosis.  “Jadi total vaksin yang kita terima berjumlah 142.256 dosis hingga 8 November,” tutup Amir. [Agus]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *