LayarBerita, Siak – Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak terus berupaya untuk menjaga tertib arsip, baik di lingkup pencipta arsip maupun pengelola dan pengguna arsip di instansi Pemerintah Kabupaten Siak.  Termasuk tertib arsip di lembaga kearsipan daerah itu sendiri.  Hal ini tentunya sebagai sebuah Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) untuk menjaga mutu dan dan keselamatan arsip.

Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis Pengawasan Arsip Dinamis Kewenangan Kabupaten/Kota dan Sosialisasi Surat Edaran Menpan-RB No.01 Tahun 2020, tentang Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Negara Periode 2014-2019, yang dilaksanakan Selasa (8/6/2021) di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Siak diwakili Asisten Adminiatrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Jamaluddin.

“Arsip merupakan sumber acuan organisasi, keberadaan arsip di sebuah organisasi merupakan tulang punggung manajemen organisasi.  Untuk itu, arsip harus kita jaga kelestariannya,” sebut Jamaluddin dalam sambutannya.

Menurutnya, penyelamatan arsip wajib dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas kinerja dan bukti pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan.

“Penyelamatan arsip ini penting, sebagai bentuk akuntabilitas kinerja dan pertanggungjawaban pelaksanaan program pembangunan daerah.  Menjaga arsip juga sekaligus sebagai identitas dan memori kolektif bangsa,” jelasnya.

Dirinya berharap, melalui pelaksanaan bimbingan teknis tersebut, pengawasan kearsipan dapat berjalan dengan baik. Sehingga mutu dan keselamatan arsip terjaga sebagai pendukung kebijakan daerah.

“Saya berharap, melalui Bimtek pengawasan kearsipan dan sosialisasi Surat Edaran Menpan-RB No 01 Tahun 2020 ini, maka pengawasan terhadap kearsipan dapat berjalan  dengan baik,sehingga mutu dan keselamatan arsip kita dapat kita jaga.Hal ini tentunya berperan penting dalam mendukung program pembangunan daerah Kabupaten Siak yang kita cintai ini,” harapnya.

Jamaluddin lantas berpesan kepada seluruh peserta Bimtek agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Sebab menurutnya, peserta Bimtek merupakan tulang punggung organisasi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak, Muhammad Arifin saat menyampaikan laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut sebagai komitmen pihaknya untuk terus menjaga tertib arsip sebagai bagian integral dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan.

“Instrumen pengawasan merupakan cara baru dalam membina pengelolaan kearsipan.  Untuk itu kegiatan bimbingan teknis ini dilaksanakan.  Kegiatan ini sangat penting bagi tata kelola arsip, sebab arsip merupakan bagian terpenting dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan,” jelas Arifin.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, serta diikuti oleh peserta perwakilan dari masing-masing OPD. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *