Layarberita, Lhoksukon – Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara dikabarkan kian parah dan meluas dibanding kemarin.  Bahkan kini petugas terpaksa melakukan evakuasi warga dengan perahu karet hingga malam hari.  Banjir kali ini terbilang patah dibanding sebelumnya atau paling tidak dalam 10 tahun terakhir yang terjadi di Kabupaten Aceh Utara.

Sementara kondisi Kota Lhoksukon yang merupakan ibukota Kabupaten Aceh Utara, ‘lumpuh’ total.  Listrik juga terpaksa dilakukan pemadaman untuk menjaga segala hal terburuk lainnya.  Tinggi genangan air sekitar satu meter lebih di pusat Kota Lhoksukon hingga pagi, Minggu (6/12/2020).

Kondisi banjir di pusat perbelanjaan di Kota Lhoksukon. [Foto/Ist (MJ)]

Kondisi ini membuat ratusan unit usaha masyarakat harus tutup, lantaran genangan sudah tinggi. Bahkan jalan negara juga telah terendam banjir. Masyarakat terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi dan ada yang harus dievakuasi.

“Jalan negara tidak bisa dilewati oleh sepeda motor maupun mobil berbadan kecil. Sebab ketinggian air rata-rata satu meter di beberapa lokasi di Lhoksukon,” ujar seorang petiugas BPBD Aceh Utara.

Sementara itu, Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir dan kondisinya terus bertambah dibanding kemarin.  Ada sejumlah wilayah yang komunikasi terputus.

“Debit air semakin naik, banyak yang harus dievakuasi. Rata-rata komunikasi putus. Tapi upaya evakuasi tetap harus dilakukan. Kalau ada info yang belum dievakuasi infokan saja ke kami,” ujar Dandim dalam grup Whatsapp.

Sementara itu, dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara, pihak PLN memutuskan arus listrik ke pelanggan untuk menjaga segala kemungkinan.

“Listrik terpaksa Kami padamkan, ini menghindari musibah kesetrum, karena gardu kita juga banyak yang sudah tenggelam,” ujar Mukhtar Juned, Asisten Manajer Manajemen Stakeholder PLN Unit Induk Wilayah Aceh. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *