LayarBerita, Banda Aceh – Personel PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil menangkap Udin (20), pemuda salah satu desa di Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, di rumahnya, Jumat (5/8/2022) malam. Pasalnya, pemuda ini telah melakukan rudapaksa dan pelecehan seksual terhadap Bunga (14), bukan nama sebenarnya di salah satu hotel di Kota Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, mengatakan, aksi rudapaksa dan pelecehan seksual terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali.

“Korban dirudapaksa oleh pelaku sebanyak dua kali di salah satu hotel ternama di Banda Aceh,” ujar Kompol Ryan.

Sambung Kasat Reskrim,, kejadian bermula pada Rabu (4/5/2022), tersangka menjemput korban dengan sepeda motor sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya.

”Setelah menjemput korban, tersangka membawanya keliling Kota Banda Aceh dan makan siang di salah satu lokasi. Kemudian, tersangka membawa korban ke salah satu hotel ternama di Banda Aceh dengan tujuan untuk checkin,” jelasnya.

Saat itu Bunga mempertanyakan kepada tersangka untuk apa ke sana.  “ngapain ke sini,” tanya korban.  Tersangka pun saat itu menjawab “sudah ikut saja,” tambah Kompol Ryan.

Beberapa saat kemudian, tersangka menuju ke resepsionis hotel dan Bunga pun diperintahkan untuk menunggu di lantai bawah hotel.  Setelah melakukan check in, tersangka mengajak korban untuk masuk ke kamar.

“Saat di dalam kamar, tersangka mengajak korban untuk berhubungan badan di bawah ancaman sebilah pisau.  Bahkan mengancam akan menyebarkan video kejadian sebelumnya ke media sosial.  Lantaran rasa takut, korban pun tidak melakukan perlawanan dan tersangka langsung melakukan rudapaksa dan pelecehan seksual terhadap korban,” terang Ryan.

Kejadian tersebut akhirnya diketahui oleh orang tua korban, dan langsung melaporkannya ke Polresta Banda Aceh.  Usai mendapat laporan dari orang tua korban, Sabtu (4/6/2022) silam, personel Satreskrim melakukan penyelidikan terkait kasus yang dilaporkan tersebut.

“Kasus yang dilaporkan oleh orang tua korban tersebut, menjadi atensi kami.  Lalu Kami berupaya mencari keberadaan tersangka, sehingga pada Jumat (5/8/2022) malam, tersangka pun ditangkap oleh Personel Unit PPA di rumahnya di Banda Aceh,” jelas Kasatreskrim.

Atas kejadian tersebut, tersangka dijerat pasal 50 Jo pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, pungkasnya. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.