LayarBerita, Banda Aceh – Perbuatan SB (54) pria yang berprofesi sebagai sopir yang merupakan warga Aceh Besar tidak patut menjadi contoh seorang ayah.  Pasalnya pria bejat ini tega mencabuli dan melakukan rudapaksa anak tirinya selama 3 tahun yang masih di bawah umur.

Seharusnya, sebagai seorang ayah yang menikahi ibu kandung dari korban, sebut saja Bunga yang kini berusia 9 tahun, menjadi penjaga dan pembimbing bukan malah menghancurkan masa depan seorang anak.  Kini karena perbuatan tak manusiawi ini, pelaku harus mendekam dan merasakan dinginnya lantai di ‘Hotel Prodeo’ Polresta Banda Aceh.

Perbuatan bejat yang dilakukan pelaku sejak Bunga berusia 6 tahun hingga saat ini berusia 9 tahun pada saat kondisi rumah sepi.  Aksi bejat ayah tiri korban itu dilakukan tidak mengenal tempat, kadang di kamar tidur, kadang di kamar mandi.

“Berarti peristiwa itu terjadi sejak tahun 2019 hingga tahun 2021.  Kejadian tersebut diketahui dari keluhan korban kepada ayah kandungnya. Ia menceritakan sejak tahun 2019 dirudapaksa dan dicabuli oleh pelaku saat rumah dalam keadaan sepi,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan dari ayah kandung korban JF (42) ke Polresta Banda Aceh, sesuai dengan Laporan Polisi nomor : LPB/408/X/2021/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh.

Sehubungan dengan dugaan tindak pidana pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku SB di rumahnya, Rabu (5/1/2022) sore.

“Pelaku SB diamankan oleh personel Opsnal Jatanras Satrekrim Polresta Banda Aceh di rumahnya kemarin tanpa perlawanan,” tambah Kasatreskrim.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku berinisial SB mendekam di tahanan Polresta Banda Aceh dan ditangani oleh Unit PPA serta dijerat dengan Pasal 49 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, pungkas Kompol Ryan. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *