LayarBerita, Denpasar – Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar dibantu Polda Bali berhasil menangkap bandar Narkoba jaringan Sumatera-Bali, pada Kamis (4/3/2021) pagi.  Adapun bandar narkoba yaitu Suhadi asal Lampung dan Rio Ronaldo yang merupakan kurir narkoba.

Keduanya tak berkutik saat dibekuk polisi di dua lokasi berbeda yaitu Jalan Pulau Singkep, Pedungan, Denpasar Selatan serta Jalan Pulau Belitung, Pedungan, Denpasar Selatan.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan penangkapan bandar Narkoba jaringan Sumatera-Bali ini. Penangkapan dilakukan Kamis tanggal 4 Maret 2021 sekira pukul 06.30 WITA.  Personel polisi awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di seputaran Jalan Pulau Singkep Denpasar Selatan akan ada transaksi narkoba yang dilakukan oleh dua orang laki-laki dengan ciri-ciri yang sudah diketahui.

“Sekira pukul 08.00 WITA salah satu anggota Subnit kita melihat dua orang berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan. Sesuai dengan ciri-ciri TO (target operasi) dan langsung diamankan oleh anggota Subnit. Ditanya identitas lengkapnya mengaku bernama Rio Ronaldo dan Suhardi dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti tersebut di atas,” jelas ,” ungkap Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Narkoba Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat melanjutkan, dari pengembangan kasus ini, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti narkoba dan hasil kejahatannya. Yakni, ganja dengan berat 30 kg, hasis dengan berat 488 gram, sabu dengan berat 45 gram, ekstasi sebanyak 23 butir, delapan handphone untuk transaksi, uang tunai Rp. 227 juta, lima timbangan dan lima buku tabungan.

“Para tersangka memiliki, menyimpan, menguasai atau sebagai perantara dalam jual beli narkoba jenis ganja, sabu, hasis, dan ekstasi,” jelasnya.[tribrata]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *