LayarBerita, Lhokseumawe – Lulusan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) bukan hanya dibekali dengan Ijazah dan Sertifikat Kompetensi saja, tetapi ada juga pelatihan softskillnya. Tahun 2020, mahasiswa calon lulusan dibekali dengan pelatihan softskill selama 10 hari.

Pelatihan softskill bagi calon lulusan bertujuan untuk memberikan semangat dan membuka pola pikir lulusan PNL dalam menghadapi dunia kerja dan siap menghadapi segala proses perekrutan seperti psikotest dan wawancara,  sehingga lulusan memiliki kemampuan bersaing dan daya serap yang tinggi di dunia kerja.

“Salah satu indikator penilaian pada saat seorang alumni mencari pekerjaan adalah pada saat menghadapi psikotest, wawancara dan sikap kerja. Kemampuan tersebut tidak didapatkan secara formal selama mereka menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Karena itu diperlukan pembekalan lulusan dari PNL agar memiliki pengetahuan tentang psikotest, wawancara dan sikap kerja,” papar Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe Rizal Syahyadi.

Lebih lanjut Rizal Syahyadi menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah membuka wawasan dan memberikan semangat baru bagi lulusan PNL agar dapat belajar  untuk memotivasi diri  dalam mengembangkan soft competency yang dimilikinya walau tidak nampak dari luar dan sangat sulit terukur.

Namun soft competency atau softskill itu merupakan nilai utama yang harus dimiliki oleh seorang lulusan perguruan tinggi dalam membidik peluang kerja yang diharapkan sesuai dengan hard competency yang telah dimilikinya selama mengecap pendidikan di perguruan tinggi.

Dunia kerja akan segera  dihadapi oleh para lulusan dengan berbagai tantangan dan model uji yang beragam.  Diawali dengan menghadapi proses rekrutasi  atau seleksi pada tahap administrasi, uji kompetensi akademik,  psikotest,  interview, dan  sebagainya.

Hal tersebut  membutuhkan pengetahuan dan kemampuan yang sangat mahal nilainya, dan mendapatkannya pun tentulah sangat sulit. Kompetensi bidang tersebut hanya di dapat dari para ahli dalam bidang ilmu psikologi.

Karenanya PNL bekerjasama dengan Lembaga Konsultan Psikologi yang akan berbagi ilmu dan kiat-kiat sukses bagi lulusan yang akan menghadapi dunia kerja dan dapat menjadi pekerja yang profesional, memiliki attitudes dan kepribadian yang baik, memiliki kecakapan berinteraksi sosial dan kemampuan komunikasi yang baik

“Melalui kegiatan pelatihan softskill diharapkan lulusan PNL dapat memiliki karakter dan softskill yang handal dan dapat mengimbangi hardskill yang telah ada sebagai bekal dalam mencari kerja. Seiring dengan itu dapat menghadapi proses seleksi perekrutan sesuai dengan standar dan kualifikasi yang dituntut oleh dunia industri dalam menjaring calon pekerjanya,” terang Rizal Syahyadi.

Menurut Rizal Syahyadi, kegiatan pelatihan softskill tahun ini dilaksanakan mulai tanggal 09– 19 September 2020 secara Webinar melalui Aplikasi Zoom Meeting. Pelaksanaan kegiatan seminar dan pelatihan diikuti 1.048 Mahasiswa calon Lulusan 2020 dari seluruh jurusan pada lingkungan PNL mulai pukul 07.30 wib sampai dengan 15.30 WIB atau 6 jam per hari.

Materi diberikan oleh Biro Konsultan Psikologi, PsikoDista Banda Aceh, yang dipimpin oleh Ibu Dra. Nur Janah, Psikolog, MM, CBA beserta  tim, dan di akhir sesi pelatihan dilakukannya Sharing Session dengan Pihak IDUKA yang menjadi Motivator dan diikuti oleh seluruh peserta.

“Pelatihan softskill ditahun 2020 sedikit berbeda karena dilaksanakan secara online untuk menjaga protokol kesehatan di tengah wabah pandemi COVID-19,” ucap Didi panggilan akrab Direktur PNL.

Lanjutnya, untuk tindak lanjut kegiatan ke depannya dapat dilakukan seperti tahun sebelumnya, yang mengadakan 3 sesi pertemuan dimana ada seminar, pelatihan, dan uji layaknya test pekerjaan sesungguhnya. PNL dapat bekerjasama dengan pihak pengguna lulusan (user) untuk mendapatkan indikator penilaian dan standar mutu yang diharapkan dari lulusan.  Hal ini agar dapat terserap pada dunia Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *