LayarBerita, Bali – Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Health Business Gathering untuk memperkuat hubungan persahabatan, mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan serta mempromosikan kerjasama kesehatan dengan negara-negara mitra di seluruh dunia.

Acara tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan transformasi kesehatan Indonesia 2021-2024, serta untuk memfasilitasi dan menjalin komunikasi antar pengambil kebijakan dari Indonesia dan negara mitra, baik dari sektor pemerintah, institusi kesehatan, universitas, rumah sakit maupun industri.

Hal iniitu juga sekaligus mempercepat terselenggaranya potensi kerja sama kesehatan antar pemangku kepentingan, khususnya di bidang kefarmasian dan alat kesehatan, layanan kesehatan, dan tenaga kesehatan sebagai sumber daya manusia.

Health Business Gathering merupakan wujud Pemerintah Indonesia terus meningkatkan pembangunan nasional dengan mengutamakan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Indonesia perlu memperkuat kemampuan dalam memprediksi dan merespon kemungkinan terjadinya krisis di masa depan dengan selalu aktif memperbarui dan mengawasi sistem informasi, penguatan kapasitas industri dalam negeri, kemampuan logistik dan pemerataan distribusi produk dalam negeri.

Kementerian Kesehatan juga mendorong para peneliti, inventor, universitas, perusahaan dan rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas nasional dalam rangka mengembangkan pusat bioteknologi dan menetapkan kebijakan untuk memberikan insentif pada kegiatan penelitian dan pengembangan industri kesehatan.

Kerja sama domestik dan internasional juga diharapkan mampu menyediakan produk dan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Tak hanya di bidang kesehatan, pemerintah berusaha menjamin ketersediaan berbagai macam produk dalam negeri, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, mendorong penguasaan teknologi dan inovasi produk dalam negeri, serta mempercepat kemandirian melalui kerja sama dengan para negara sahabat.

Mulai dari mereformasi alur ketersediaan material, mendesain ulang industri, membangun infrastruktur digital nasional untuk menarik dan mempermudah investasi asing dalam kemandirian produk dalam negeri.

Acara Health Business Gathering dilaksanakan pada tanggal 3-4 Desember 2021 secara virtual dan tatap muka dengan mengundang dan melibatkan Kementerian serta Lembaga lain yang terkait, perwakilan dari negara sahabat, institusi kesehatan, universitas, rumah sakit, pelaku industri yang tergabung di berbagai asosiasi dan para profesional di bidang kesehatan. Acara ini akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan dan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada tanggal 3 Desember 2021.

Topik dan isu strategis bidang kesehatan yang akan dibahas pada acara Health Business Gathering antara lain, Kebijakan investasi pada sektor kesehatan, Regulasi sediaan farmasi dan alat kesehatan dalam upaya resiliensi dan kemandirian, Regulasi izin edar obat dan vaksin di Indonesia dan di era pandemi, Kerangka kerja strategis dalam rangka reformasi kesehatan, Dinamika kefarmasian dan alat kesehatan di Indonesia, Situasi terkini industri farmasi dan alat kesehatan di Indonesia, Peluang alih teknologi kefarmasian dan alat kesehatan, serta Infrastruktur PCR untuk surveilans strategis.

Rangkaian kegiatan Health Business Gathering juga menampilkan pameran virtual produk alat kesehatan dalam negeri dan pameran virtual sediaan farmasi yang sudah mampu diproduksi di Indonesia.

Kegiatan Business Matching itu juga diikuti oleh industri alat kesehatan dan farmasi baik dari dalam maupun luar negeri, serta presentasi program (Project Presentation) yang akan disampaikan oleh Universitas /Institusi Penelitian/Industri Alat Kesehatan dan Farmasi. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *