LayarBerita, Lhokseumawe – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe menyerahkan 3 tersangka dan barang bukti tahap II kasus korupsi pengelolaan dana desa Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, ke Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Rabu (3/8/2022).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, mengatakan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jaksa Muda Wahyudi Kuoso.

“Tiga tersangka yang kita serahkan kepada Kejaksaan Negeri Aceh Utara ini, yaitu AL (53) selaku geuchik (kepala desa), EW (44) selaku bendahara sejak tahun 2017 sampai 2018 dan A (49) selaku bendahara tahun 2019,” ujar Zeska.

Sedangkan barang bukti, sambungnya, yakni SPPD tahun 2017 sampai 2019, Surat Keputusan Pengangkatan Pejabat Gampong Blang Talon, RAB tahun 2017 sampai 2019, printout rekening koran atas nama gampong tersebut tahun 2017 sampai 2020, jelasnya.

Kemudian, lanjut Kasat Reskrim, Laporan Pertanggung Jawaban tahun 2017 sampai tahun 2019, SPM, rekening giro kas Gampong Blang Talon, rekening BUMG Gampong Blang Talon dan SPP tahun 2017 sampai dengan tahun 2019.

Ketiga tersangka ini, lanjut AKP Zeska, diduga telah melakukan korupsi dalam pengelolaan Dana Desa Gampong Blang Talon tahun 2017, 2018 serta 2019 dan diduga digunakan oleh geuchik untuk kepentingan pribadi.

“Akibatnya,  kerugian negara mencapai Rp 442.756.251, jumlah tersebut berdasarkan penghitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Kabupaten Aceh Utara,” pungkasnya. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.