LayarBerita,  Lhokseumawe — Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2021 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Pada April 2021 terjadi inflasi sebesar 0,42 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,61 pada Maret 2021 menjadi 107,06 pada April 2021.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2021 sebesar 0,42 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April  2021 terhadap April 2020) sebesar 3,04 persen.

Sesuai data dari BPS Kota Lhokseumawe, beberapa komoditas yang memiliki andil atau sumbangan dominan terhadap inflasi, antara lain: ikan tuna sebesar 0,16 persen, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu sebesar 0,11 persen, cumi-cumi sebesar 0,05 persen, jeruk sebesar 0,05 persen, ikan kembung/ikan gembung/ ikan banyar/ikan gembolo/ ikan aso-aso sebesar 0,03 persen, pepaya sebesar 0,03 persen, cabai merah sebesar

0,03 persen, pisang sebesar 0,03 persen, ayam hidup sebesar 0,03 persen, dan angkutan udara sebesar 0,02 persen. Sementara komoditas yang memiliki andil/sumbangan dominan terhadap deflasi, antara lain: udang basah sebesar -0,06 persen, daging ayam ras sebesar -0,05 persen, ikan dencis sebesar -0,03 persen, ikan biji nangka/ikan kuniran sebesar -0,03 persen, beras sebesar -0,03 persen, semangka sebesar -0,02 persen, kangkung sebesar -0,01 persen, telur ayam ras sebesar -0,01 persen, kol putih/kubis sebesar -0,01 persen, dan cabai hijau sebesar -0,01 persen.

Pada April 2021, dari 11 kelompok pengeluaran, 5 kelompok memberikan andil/sumbangan inflasi dan 6 kelompok tidak memberikan andil/sumbangan.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,36 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen; kelompok transportasi sebesar 0,01 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,01 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang tidak memberikan andil/sumbangan, yaitu: kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *