LayarBerita, Lhokseumawe – Upaya mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api (Senpi), Polres Lhokseumawe melakukan pengecekan kondisi senjata api dan kartu psikologi para personel, Senin (1/3/2021) di Mapolres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H melalui Kasubag Humas Salman Alfarasi, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pengecekan ulang senjataapi untuk memastikan kondisinya masih baik atau tidak.

Selain pengecekan kondisi fisik senjata api, juga dilakukan pengecekan administrasi penggunaan senjata api para personel, apakah masih berlaku atau tidak. Hal ini agar kepemilikan senjata api jelas dan terdata, imbuhnya.

“Ini upaya penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) untuk mengantisipasi pelanggaran dan penyimpangan dari anggota Polres Lhokseumawe sebagai pihak penegak hukum,” ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan tes psikologi ulang kepada para anggota yang sudah habis masa berlaku kartu psikotesnya. Supaya penggunaan senjata api benar-benar bisa dikontrol dan tidak menyebabkan pelanggaran.

Hasil pemeriksaan ada 4 Senpi ditarik dari 147 personel pemegang karna kartu psikotesnya sudah tidak berlaku. Dan harapannya, dengan adanya pemeriksaan dari mulai administratif hingga tes psikologi ulang ini dapat memberikan pemahaman terkait penggunaan senjata api, ungkapnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *