LayarBerita, Lhokseumawe – Memasuki usianya yang ke 33 tahun, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) bertekad menjadi Smart Campus. Yakni nantinya semua akan berbasis informasi teknologi (IT). Dimana segala sesuatu di lingkungan kampus akan terekam dan terintegrasikan.

Hal itu disampaikan Direktur PNL Rizal Syahyadi dalam acara Pers Conference yang dihadiri oleh 20 orang wartawan dari sejumlah media di Lhokseumawe Selasa (1/12/2020) di Ruang Rapat Direktur PNL.

Sambung Rizal Syahyadi, untuk mewujudkan Smart Campus, saat ini tengah dimulai pembangunan infrastruktur pendukung. Diharapkan pada tahun 2021 Smart Campus bisa di launching.

“Untuk merealisasikan kampus cerdas, ami melakukan penataan beberapa elemen. Elemen tersebut yakni infrastruktur, sumber daya manusia, sistem dan kelembagaan,” terang Rizal Syahyadi

Dalam Pers Conference tersebut Rizal Syahyadi menerangkan, bahwa penerapan teknologi informasi di Kampus PNL merupakan langkah awal mengarah kepada Lhokseumawe Smart City.

Saat ini di PNL, ujar Rizal Syahyadi, layanan terhadap mahasiswa sudah mengunakan sistem online. Mulai dari Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan akademik, jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), nilai, pengelolaan data dosen, tenaga kependikan dan mahasiswa, perencanaan, monitoring dan lainnya.

“Mau tidak mau, saat ini kita sudah masuk ke dalam globalisasi. Sehingga Perguruan Tinggi di Indonesia juga dituntut untuk bisa mengantisipasi semakin pesatnya perkembangan teknologi dalam era revolusi industri 4.0 atau society 5.0,” ungkapnya.

Maka dari itu, kurikulum dan metode pendidikan pun harus menyesuaikan dengan iklim Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) yang semakin kompetitif dan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi, jelas Direktur PNL.

“Untuk sumber daya manusia dan aplikasi, di PNL sudah memadai. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu ada pembenahan. Untuk itu, kita membutuhkan dukungan dari Stakeholders dan Mitra Kerja untuk mewujudkan PNL sebagai Smart Campus,” katanya.

Sebagai upaya untuk mewujudkan Smart Campus, Rizal Syahyadi menyampaikan untuk tahun 2021 Manajemen PNL telah dan akan melakukan Benchmarking dengan Perguruan Tinggi di Pulau Jawa yang sudah menerapkan Smart Campus.

Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan IT dan Perbankan, sehingga konsep Smart Campus yang akan diterapkan di PNL benar-benar terukur dan terencana dengan baik.

“Ini cita-cita saya sejak dilantik menjadi Direktur PNL, bagaimana bisa membawa kampus ini menjadi Smart Campus.  Insya Allah ini akan terealisasi di tahun 2021, karena mendapat dukungan penuh dari Kemendikbud melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, manajemen dan civitas akademika PNL, alumni, stakeholders dan mitra kerja,” paparnya.

Adapun beberapa program Smart Campus diantaranya Absensi Berbasis Location dan Face Recognition menggunakan aplikasi android, Seleksi Mahasiswa Baru, Registrasi Online, Portal Akademik, E-Learning.

Termasuk Sistem Informasi Beasiswa, Evaluasi Akademik, Pusaka Digital, Sistem Informasi Akademik, Journal Online, Sistem Informasi Kepegawaian, E-Lapor, E-Tracer Study, Sistem Informasi Pemantauan Agggaran Terpadu, E-Kinerja, Paperless Office (PLO), Simpenmas (Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), E-Bimbingan, E-Tugas Akhir, E-Bimbingan OJT, dan lain-lain. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *