Dampak negatif globalisasi terlihat juga dari rendahnya ketaatan dan kesadaran moral untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Untuk memperoleh ketaatan dan kesadaran moral, maka setiap warga negara harus memiliki pemahaman yang benar tentang Pancasila baik pada aspek nilai maupu aspek praksisnya. Pemahaman terhadap Pancasila saja belum cukup, akan tetapi harus meresapi, menghayati dan pada akhirnya mampu mengaktualisasikan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
Untuk dapat mangatasi dampak-dampak yang ditimbulkan sebagai akibat dari globalisasi tersebut, maka Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara harus tetap menjadi pijakan dalam bersikap. Karena Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara dan ideologi nasional bangsa Indonesia, memiliki posisi yang abadi di dalam jiwa bangsa Indonesia.
Pancasila terus teruji dan semakin ditantang, maka Pancasila pun semakin kokoh dan kuat. Namun, Pancasila hanya akan tetap kokoh,  jika setiap komponen bangsa terus berusaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Pancasila. Menjadikan Pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa sangatlah diperlukan sebagai upaya menghadapi permasalahan bangsa di masa depan. [***]
Oleh : DR. Fauzi, M. Kom. I
Dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen.
Email: fauzikalia2017@gmail.com

Pages 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *