LayarBerita, Siak – Bupati Siak Alfedri menerima kunjungan kerja anggota Komisi II DPR RI, H Arsyadjuliandi Rachman, di Aula Datuk Empat Suku, komplek Abdi Praja, Kampung Rempak, Selasa (2/3/2021) pagi.

Kunjungan ini sekaligus kegiatan sosialisasi tentang RUU (Rencana Undang-Undang) Perubahan atas Undang-Undang No 5 tahun 2014 tentang ASN. Hadir pada acara itu Ketua DPRD Siak Azmi, Wakil Ketua Dewan Fairus, para Asisten, pimpinan OPD beserta puluhan ASN di lingkungan Pemkab Siak.

Bupati Siak Alfedri mengucapkan selamat datang kepada Arsyadjuliandi Rachman di Kota Siak. Pertemuan ini penuh makna, semoga ada informasi baru yang ASN dapat.

“Kabupaten Siak bukan baru bagi bapak, sehingga acara sosialisasi ini lebih ke silaturahmi bersama Kami ASN, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,” ungkapnya.

Ia berharap, paparan yang akan disampaikan nantinya, menjadi bahan masukan serta arahan.  Terutama dalam meningkatkan mutu dan kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Melalui dialog yang dibangun nantinya, barangkali masukan dari ASN menjadi catatan bapak untuk dibahas di Komisi II yang membidangi ASN.  Sehingga di masa yang akan datang terwujud good goverment (pemerintah yang baik,” terangnya.

Alfedri juga melaporkan dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur juga sudah menetapkan sasaran pegawai. Tentunya ini menetukan Tukin (Tunjangan Daerah) dengan Single Salary Sistem (Sistem Penggajian Tunggal) bagi ASN.

“Untuk pertama ini, kami membagi dua untuk kinerja ini. Pertama melalui sisi disiplin, kedua prestasi kerjanya”

Anggota Komisi II DPR RI Arsyadjuliandi Rachman mengatakan kehadiranya, untuk meminta masukan dari ASN terkait Rencana Undang-Undang perubahan atas Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN ini.  Secara posisi rancangan undang-undang ini, sekarang penuh perdebatan sehingga ada inisiatif untuk membahas undang-undang ini lagi.

“Karena itu, Kami diminta juga diberi kesempatan melakukan sosialisasi ini kembali. Makanya kami hadir di sini meminta masukan dan saran dari bapak/ibu ASN. Nanti menjadi bahan untuk menyempurnakan RUU tersebut, sehingga diputuskan di paripurna,” jelasnya. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *