LayarBerita, Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membangun sebanyak 14 ruang rawat pasien Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (PINERE) di Rumah Sakit Arun di Komplek Perta Arun Gas (PAG), Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe.

Hai itu disampaikan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya Senin (28/9/2020) di  kantor wali kota setempat.

Selain membangun ruang PINERE dengan dana bantuan Pemerintah Aceh sebesar Rp600 juta, Pemko juga mempersiapkản 16 unit rumah yang akan digunakan sebagai tempat tinggal tenaga kesehatan, yaitu dokter dan tenaga medis yang akan menangani pasien Covid-19, terang Suaidi Yahya didampingi  Sekda, T Âdnan dan  Kadiskes, dr Said Alam Zulfikar.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi dan surat Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang meminta membangun dan menambah ruang Pinere, Pemko Lhokseumawe sudah sejak awal merencanakan membangun ruang tersebut di gedung bekas SMPN 1 Arun, namun lokasi itu masih digunakan oleh Dayah Mataqu.

Pemko Lhoseumawe sudah beberapa kali menyurati pihak Mataqu untuk pindah karena gedung itu akan digunakan untuk penanganan Covid-19, namun pihak Mataqu selalu megulur waktu, ungkap Wali Kota.

“Keputusan untuk membangun ruang PINERE sudah final. Jadi kita memberikan tenggat waktu hingga satu pekan ke depan kepada Dayah Mataqu agar pindah ke gedung lain di komplek yang sama, yakni di Mess Plaju dan gedung maintenance,” pungksnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *