LayarBerita, Banda Aceh  – Penyebaran virus corona di Provinsi Aceh kian meluas. Penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-2019) kini menjalar ke Kabupaten Aceh Tengah. Sementara jumlah kasus baru terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 45 orang,

Selama ini daerah Dataran Tinggi Gayo nihil kasus Covid-19. Namun kini ditemukan 3 kasus terkonfirmasi positif sekaligus, dari 45 kasus baru dari seluruh Aceh. Masyarakat diminta tidak panik dan tetap waspada serta disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media, Rabu (29/7/2020).

Adapun menurut SAG, 3 kasus pertama Covid-19 Aceh Tengah itu merupakan bagian dari 45 kasus baru yang dilaporkan dari 11 kabupaten/kota di Aceh.

“Virus corona mulai menjalar ke Aceh Tengah. Tinggal Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Singkil, Nagan Raya, dan Subulussalam, yang masih nihil Covid-19,” ujar SAG.

Sambungnya, sebaran 45 orang pasien baru virus corona, yakni 11 warga kabupaten Bener Meriah, 8 warga Kabupaten Aceh Tamiang, 6 warga Kabupaten Bireuen, 6 orang warga Kabupaten Aceh Besar, 4 warga Lhokseumawe, 3 warga Aceh Tengah, 3 warga Aceh Selatan, 1 warga Aceh Utara, 1 warga Aceh Barat Daya, 1 warga Pidie, dan 1 warga Banda Aceh.

Menurut SAG, 45 kasus baru ini merupakan lonjakan tertinggi Covid-19 sepanjang pandemi virus corona menjalar di Aceh, mulai akhir Maret 2020.

“Kita semua tidak boleh lagi menyepelekan potensi ancaman penularan yang lebih luas. Protokol kesehatan pencegahan penularannya harus dijalankan oleh semua pihak, baik secara pribadi maupun komunitas,” terangnya.

Yakni pada tingkat individual, jaga diri, dan lindungi keluarga kita. Caranya menjaga kebersihan, mengelola stres, olah raga teratur, dan istirahat yang cukup.

Selain itu, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak antar sesama, dan selalu memakai masker saat di luar rumah, harus menjadi kebiasaan baru bagi setiap pribadi dan keluarga.

“Apabila protokol kesehatan sudah menjadi perilaku baru dalam keseharian semua orang, potensi penularan virus corona dalam suatu komunitas pun menjadi lebih rendah,” kata SAG.

Selanjutnya ia melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 berdasarkan rekap data dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 29 Juli 2020, pukul 18.00 WIB.

Jumlah kasus Covid-19 di Aceh sudah mencapai 238 orang dengan rincian; 132 orang dalam perawatan, 94 orang sudah sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

“Berdasarkan data dashboard kasus, ada 2 lagi pasien Covid-19 meninggal, namun belum ada informasi yang lebih rinci,” lanjut SAG.

Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.342 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.322 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 20 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama dengan kemarin, yaitu 135 kasus. Dari jumlah tersebut, 2 PDP dalam perawatan, 131 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 2 orang lainnya meninggal dunia. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *