Aceh - Regional - Wilayah Barat - 27 Maret, 2020

PLN UIW Aceh Siap Menjaga Keandalan Pasokan Listrik

LayarBerita, Banda Aceh – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh siap mendukung dengan tetap menjaga ketersediaan dan keandalan pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan (Faskes) dan layanan publik selama penanganan COVID-19 di Provinsi Aceh.

Demikian disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh, Jefri Rosiadi, menindaklanjut Keputusan Gubernur Aceh tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Skala Propinsi penanganan Corona Virus Disease 2019 Aceh, Jumat (27/3/2020).

“Ketersediaan dan keandalan pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan (Faskes) dan pelayanan publik adalah prioritas utama yang kami lakukan dalam penanganan COVID-19. Kami juga mengupayakan pasokan listrik keseluruh masyarakat tetap terjaga untuk mendukung kebijakan Work From Home (WFH) dan physical distancing,” kata Jefri.

Lebih lanjut disampaikan Jefri Rosiadi PLN siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, khususnya pemerintah Aceh dalam hal penanganan penyebaran COVID-19.

“Kami sudah menyiagakan sebanyak 2009 petugas teknik yang tersebar di 38 unit Layanan Pelanggan di seluruh Aceh, terdiri dari 457 orang pegawai Distribusi, 51 orang pegawai pembangkit, 1.310 orang pelayanan teknik, dan 191 orang pelayanan pembangkit,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setiap petugas dibekali peralatan dan alat pelindung diri sesuai SOP lapangan agar tetap bisa melayani seluruh masyarakat secara maksimal.

Selain itu, faktor keamanan dan kesehatan petugas menjadi prioritas utama pihaknya untuk memberikan kenyamanan kepada mereka dalam melakukan tugasnya, tambah Jefri.

Disebutkan Jefri, selama masa tanggap bencana COVID-19, pencatatan dan pemeriksaan stand meter pelanggan pascabayar untuk sementara waktu ditangguhkan. Sebagai gantinya PLN menerapkan kebijakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama tiga bulan terakhir. Kebijakan ini berlaku untuk pembayaran rekening bulan April.

“Untuk pembayaran rekening bulan April, perhitungannya menggunakan data dari historis rata-rata pemakaian kWh pada bulan Desember, Januari dan Februari,” terangnya.

Kebijakan ini, lanjut Jefri, agar pelanggan merasa tenang dan tidak perlu repot dan kuatir untuk berinteraksi dengan petugas.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran rekening secara online untuk meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas”.

Pihaknya akan terus berupaya untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik maksimal kepada masyarakat di tengah kondisi siaga pandemic COVID-19.

Pihaknya juga telah menyediakan saluran Contact Center 123 dan PLN Mobile untuk bisa menghubungi PLN tanpa harus datang ke kantor PLN.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan saluran lainnya, yaitu Contact Center (kode area) 123, email pln123@pln.co.id, website www.pln.co.id, Facebook PLN 123, twitter @pln_123 dan Instagram @pln123_official, atau bisa menginstall plnmobile di appstore secara gratis. “Petugas PLN siap menindaklanjuti keluhan Pelanggan 24 jam,” pungkas Jefri Rosiadi. (MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *