Aceh - News - 6 hari lalu

Kasus Positif Covid-19 Aceh Bertambah 3 Kasus, Total 69 Orang

LayarBerita, Banda Aceh – Kasus terkonfirmasi positif infeksi virus corona, penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), di Provinsi Aceh  bertambah lagi 3 kasus, menyusul 13 orang yang terkonfirmasi positif kemarin.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Jumat (26/6/2020). Namun sejauh ini Saifullah mengaku belum memiliki informasi rinci tentang riwayat terpaparnya tiga orang tersebut dengan virus corona.

“Saya hanya mendapat data inisial, umur, dan kabupaten/kota domisilinya saja,” ucapnya.

Berikut inisial kasus positif Covid-19 terbaru hari ini, Jumat tanggal 26 Juni 2020, pukul 15.00 WIB, yakni NA (wanita) berusia 16 tahun asal Sabang, MZ bayi masih berusia 1 tahun dari Aceh Besar dan B (wanita) berusia 51 tahun asal Kota Banda Aceh.

Sementara itu, akumulasi kasus Covid-19 di Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas kabupaten/kota se-Aceh, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini sebanyak 2.260 orang. Ada penambahan ODP baru sebanyak 7 orang dibandingkan data kumulatif kemarin, yang sebanyak 2.253 orang.

“ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 44 orang. Sedangkan sebanyak 2.216 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” jelas SAG panggilan akrab Jubir Covid-19 Aceh.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya, sebanyak 119 kasus. PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 kabupaten/kota saat ini, sebanyak 3 orang. PDP di Aceh yang sudah sembuh sebanyak 115 orang. PDP yang meninggal dunia hanya 1 orang. PDP itu meninggal pada 26 Maret 2020.

Sedangkan jumlah orang yang Positif Covid-19 hingga saat ini sudah mencapai 69 orang–termasuk seorang bayi. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 47 orang, sudah sembuh 20 orang, dan 2 orang meninggal dunia.

“Kita mesti lebih awas lagi menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga tetangga kita. Sebaiknya kita saling bersilaturahmi dengan alat komunikasi untuk sementara ini,” imbau SAG. [rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *