Hukrim - 26 Mei, 2020

Pria Ngaku Bisa Usir Roh Jahat, ‘Kuras’ Harta Benda Korban

LayarBerita, Aceh Utara –  Personel Polsek Tanah Jambo Aye, Polres Aceh Utara menangkap seorang pria berinisial J (34) warga Gampong Blang Beurandang Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Senin (25/5/2020).  Pria ini diciduk Polisi di kawasan Gampong Blang Dalam Kecamatan Jeumpa, Bireuen, dengan sangkaan melakukan penipuan dengan modus bisa mengusir roh jahat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Jambo k tanah jambo ayelllAye AKP Zulfitri mengatakan, penangkapan dilakukan dari laporan korban penipuan yang terjadi Jumat (22/5/2020).

Pelaku ditangkap personel Polsek Tanah Jambo Aye dibantu personel Polsek setempat. Sebelumnya pelaku dilaporkan telah melakukan penipuan disertai penggelapan atau pencurian terhadap korban atas nama Muklisuddin (49) seorang guru warga Gampong Alue Papeun Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

“Ihwal kejadian berawal saat korban ingin melakukan pengobatan alternatif dari pelaku, yang dia kenal dari temannya. Untuk itulah selanjutnya pelaku datang ke rumah korban,” ucap Kapolsek, Selasa (26/5/2020).

Saat di rumah korban, pelaku melakukan beberapa ritual berlagak untuk mengusir roh jahat. Bahkan prosesi ritual dilakukan di dalam kamar korban, dimana saat itu tidak seorang pun diperbolehkan masuk selama ritual belum selesai. Diduga pelaku telah menghipnotis seisi rumah tersebut.

“Kita menduga, saat itu seisi rumah baik korban, istri dan anaknya dalam kondisi di bawah pengaruh hipnotis. Pasalnya kenapa bisa korban dengan mudah menyerahkan sejumlah harta bendanya. Seperti perhiasan, handphone, surat-surat kendaraan serta atm beserta Pin-nya kepada pelaku. Selain itu, pelaku juga membawa kabur satu unit sepeda motor Honda PCX lengkap dengan surat-surat kendaraan,”terang Kapolsek.

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye guna pemeriksaan lebih lanjut. Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 3 handphone dan sejumlah dokumen milik korban seperti KTP, NPWP dan surat-surat kendaraan milik korban. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *