LayarBerita, Lhokseumawe – Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menggelar eksekusi cambuk terhadap tiga pelaku maisir (judi) di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Selasa (25/9/2019).

Pelaku melanggar pasal 20, Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014, tentang Hukum Jinayat, dengan Putusan Mahkamah Syari’ah Lhokseumawe Nomor 13 Tanggal 27 Agustus 2018.

Ketiga pelaku pelanggar Hukum Jinayat tersebut, Hamzir alias Nek Dun, melakukan jarimah dengan sengaja menyelenggarakan Jarimah Maisir, terhukum dicambuk sebanyak 22 kali setelah dikurangi masa penahanan selama 106 hari.

Selain itu, Taharuddin melakukan jarimah dengan sengaja menyediakan fasilitas Jarimah Maisir, terhukum dicambuk sebanyak 17 kali setelah dikurangi dengan masa penahanan selama 106 hari.

Terakhir, Saifuddin melakukan Jarimah Maisir, terhukum dicambuk sebanyak 9 kali setelah dikurangi masa penahanan selama 106 hari.

“Hukuman cambuk yang dilakukan berbeda-beda, tergantung dari jarimah yang dilakukannya,” ungkap Isnawti, SH, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. [mag2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *