Kabupaten Siak - 7 hari lalu

Bank Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dan Gerobak untuk Warga Terdampak Covid

[Infotorial Pemkab Siak]

LayarBerita, Siak – Bank Indonesia menyalurkan bantuan kepada masyarakat termasuk UMKM yang terdampak Covid 19, yakni membantu meringankan beban bagi masyarakat. Adapun bantuan diberikan dalam bentuk sembako dan gerobak untuk usaha.

Penyerahan bantuan sembako dan gerobak juga disaksikan secara langsung oleh Jon Erizal anggota Komisi XI DPR RI melalui video conference yang turun membantu masyarakat yang berdampak Covid-19.

Anggota DPR RI dari Komisi XI ini, melalui Bank Indonesia memberikan bantuan sebanyak 300 sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid 19.  Bantuan  nanti akan disalurkan secara bertahap oleh penghulu di Kecamatan Sungai Mandau. Sedangkan bantuan gerobak beserta tenda kuliner sebanyak 9 unit bantuan dari Pemkab Siak untuk pedagang UMKM .

“Untuk ke depannya kita tetap dibantu oleh Bank Indonesia, untuk sektor pertanian. Selain untuk menopang daya beli masyarakat, kita juga melaksanakan penyerahan bantuan gerobak kuliner dan tenda untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar Camat Mandau, Yudha Rajasa.

Sambungnya, industri kecil menengah adalah industri atau para pelaku usaha yang tahan banting.  Dimana hal ini telah diakui oleh beberapa lembaga survey,  bahwa IKM (Industri Kecil Menengah) adalah orang-orang yang tahan banting selama pandemi Covid-19. Pelaku-pelaku usaha inilah yang menggerakkan roda perekonomian Pemerintahan Indonesia.

Akibat bencana nonalam Covid-19 ini, banyak pelaku usaha yang merugi dan mem-PHK karyawannya. Tetapi melalui IKM diupayakan sekuat tenaga agar perekonomian masyarakat dapat terus menggeliat dan tumbuh.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Siak yang peduli kepada masyarakat, yang membantu gerobak dan tenda kuliner beserta perlengkapan lainnya. Bantuan ini akan diberikan kepada para penjual yang terlebih dahulu berdagang,” lanjut camat.

Ke depannya, sambung Camat Sungai Mandau, pihaknya juga akan menyiapkan tempat yang lebih layak dan sehat bagi pedagang. Ini merupakan komitmen antara camat dan penghulu, guna meningkatkan perekonomian di Kecamatan Sungai Mandau.

Sejauh ini, Bank Indonesia juga telah banyak membantu masyarakat di Kecamatan Sungai Mandau, diantaranya demplot padi organik, pembuatan lantai Jemur, fasilitasi bagi Gapoktan untuk berjualan atau tempat penampungan bagi gabah hasil pertanian.

“Tujuan kami datang kesini, untuk menyampaikan dan menindaklanjuti agar Bank Indonesia  ikut membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Apalagi bagi yang mengalami penurunan pendapatan, agar masyarakat tidak bertambah susah dan miskin,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Decymus.

Menurutnya, sejumlah proposal telah diajukan ke Bank Indonesia untuk program CSR, pada sektor budidaya peternakan itik dan ayam kampung.  Program tersebut dalam rangka mengangkat perekonomian masyarakat dan untuk mengatasi stunting bagi anak-anak.

Bupati Siak, H Alfedri mengatakan, selain bantuan Sembako, Bank Indonesia juga sudah banyak membantu hal lainnya. Serta mendorong produktivitas pertanian yang baik. Termasuk pengolahan padi pasca panen.

“Bukan itu saja, bahkan turut membantu UMKM untuk pedagang asongan atau pedagang yang ada di Kecamatan Sungai Mandau dan sudah dialokasikan anggarannya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Diharapkan bisa membantu usaha masyarakat agar ekonomi bisa kembali pulih dan membaik setelah PSBB,” terang Alfedri.

Selain pengolahan budidaya dan pasca panen lebih baik sebut Alfedri, Pemda juga secara bertahap sudah melakukan pembenahan sistem pengairan, termasuk usaha tani baik dari ABPD kabupaten dan kementerian. [Abb/rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *